Hati Hati Dalam Memakai Sabun Khusus Untuk Miss V

DokterSehat.Com – Wanita biasanya suka memperhatikan berbagai hal dengan detail, termasuk yang berkaitan dengan kebersihan. Jika kaum pria bisa memakai sabun yang sama untuk hampir semua bagian tubuh selain bagian muka, maka kaum hawa bisa memakai banyak jenis sabun untuk kebersihan tubuhnya. Kita bisa menyebut sabun muka, sabun badan, dan juga sabun vagina. Jika kaum pria bisa memakai sabun badan biasa untuk area vitalnya, maka kaum hawa akan memilih sabun khusus bagi organ vitalnya. Dengan memakai sabun khusus vagina, maka organ vital wanita akan terasa lebih segar, lebih bersih, dan tidak berbau menyengat. Bahkan, banyak sabun khusus vagina yang mengklaim jika produknya bisa mencegah berbagai penyakit kelamin.

doktersehat-kutil-kelamin-kanker-vagina-keringat

Dengan berbagai kelebihan yang ditawarkan oleh sabun khusus vagina, banyak kaum wanita yang rajin membersihkan area vitalnya dengan sabun ini, khususnya setelah masa menstruasi sehingga area vital terjaga kebersihannya. Sayangnya, beberapa pakar kesehatan justru beranggapan bahwa sabun khusus vagina bisa menyebabkan infeksi pada kelamin dan berbagai masalah kesehatan lainnya. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

Jika iklan sabun khusus vagina akan menawarkan keseimbangan kadar asam yang ada pada organ vital, maka yang terjadi justru keseimbangan bakteri pada organ vital mengalami gangguan. Bakteri yang ada pada organ vital yang disebut sebagai vaginal flora membantu kebersihan, tingkat bau, hingga kekesatan pada vagina. Dengan tingkat keseimbangan yang terganggu, kondisi alami dari vagina pun akan berkurang dan perkembangan bakteri tersebut memicu infeksi. Beberapa studi bahkan berkata jika anda memakai sabun khusus vagina setidaknya sekali dalam tujuh hari, maka resiko untuk mendapatkan kanker serviks pun akan jauh meningkat.

Baca Juga:  Manfaat Anggur untuk Tulang Perempuan

Sabun khusus vagina ternyata juga bisa mengganggu organ yang berkaitan dengan kehamilan layaknya rahim. Penggunaan sabun ini bisa membuat resiko terkena infeksi rahim meningkat hingga 73 persen. Disamping itu, ibu hamil yang menggunakan sabun ini bisa mengalami kehamilan ectopic atau kehamilan yang berada di luar rahim. Resiko mendapatkan masalah kehamilan ini bahkan tercatat bisa mencapai 76 persen. Beruntung, kini banyak sabun khusus vagina yang dibuat dari bahan alami yang tentu saja tidak seberbahaya sabun khusus vagina yang terbuat dari berbagai bahan kimia. Dengan pandai-pandai memilih sabun vagina yang tepat, maka organ vital pun bisa terjaga kondisi kesehatannya.