Hati-Hati Dalam Memakai Inhaler

DokterSehat.Com – Saat kita terkena flu, maka hidung kita akan mudah mampet atau bahkan berlendir dengan sangat banyak. Jika kita terkena masalah hidung mampet, maka kita akan kesulitan untuk bernafas dan seringkali hidung akan benar-benar mampet keduanya sehingga kita harus bernafas dengan mulut. Untuk membuat hidung kita lega, kita bisa membeli inhaler yang bisa kita hirup untuk melegakan hidung. Sayangnya, penggunaan inhaler yang biasanya memberikan efek pedas atau panas bagi hidung ini kurang baik bagi kesehatan tubuh, bahkan bisa menyebabkan resiko kematian.

doktersehat-asma

Sebuah fakta yang dirilis oleh British Medical Journal menunjukkan bahwa inhaler yang banyak mengandung tiotropium bromida ternyata beresiko membuat kematian yang cukup tinggi, khususnya bagi mereka yang memiliki penyakit bronkitis. Tingkat resiko kematian ini bisa mencapai 52 persen yang tentu saja sangatlah tinggi. Bahkan, sebuah penelitian yang melibatkan 6.500 partisipan menunjukkan fakta mengejutkan dimana penggunaan inhaler dengan bahan tiotropium akan membuat setidaknya satu kematian pada setiap tahunna. Kandungan tiotropium bromida dengan konsentrasi yang tinggi ternyata sangat buruk bagi saluran pernafasan kita meskipun pada awalnya penggunaan bahan ini akan bisa melegakan pernafasan yang mampet.

Bagi para penderita penyakit kardiovaskular, inhaler yang memiliki kandungan tiotropium juga akan memberikan dampak buruk dalam meningkatkan gangguan irama jantung atau aritmia. Meskipun banyak digunakan untuk mengobati beberapa penyakit kronis pada paru-paru atau semacam gejala sesak nafas, bahan ini ternyata akan sangat berbahaya bagi saluran pernafasan. Pakar kesehatan pun menyarankan agar kita tidak terlalu bergantung pada inhaler tatkala hidung kita mampet dan sebaiknya memakai bahan lain yang lebih alamiah sehingga resiko kesehatan dari inhaler pun bisa kita minimalisir. Kita bisa menghirup uap air yang panas untuk melegakan saluran pernafasan kita tanpa adanya resiko yang cukup besar bagi saluran pernafasan dan kesehatan secara keseluruhan.