Hati – hati Membersihkan Telinga

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Telinga berfungsi sebagai alat pendengaran dan keseimbangan. Agar kedua fungsi tersebut berjalan, telinga harus dijaga. Sayang, banyak orang yang kadung salah dalam hal menjaga kebersihan telinga. Misalnya, telinga.

Telinga terdiri dari telinga luar, tengah dan dalam. Ketiga bagian ini bekerjasama menangkap gelombang suara dan menjadikannya bunyi yang nyata. Awalnya, gelombang suara diterima oleh telinga luar. Telinga luar sendiri terdiri dari daun dan liang telinga. “Daun telinga menampung suara, yang kemudian disalurkan ke liang telinga,” jelas dr. Darnila Rani, Sp.THT dari RSCM.

Dari liang telinga, suara kemudian masuk ke telinga tengah melalui gendang telinga. Di belakang gendang telinga, terdapat tulang pendengaran yang bentuknya menyerupai rantai. Tulang-tulang ini saling berhubungan pada sendi dan berfungsi mengantarkan gelombang suara hingga menggetarkan gendang dan sampai ke telinga dalam.
Di telinga dalam terdapat alat penerima yang disebut rumah siput. Di dalam rumah siput terdapat ujung-ujung saraf, cairan, dan organ yang mengambang. Gelombang suara yang diantarkan gendang dan tulang telinga akan menggetarkan cairan dalam rumah siput, sehingga membuat organ yang mengambang bergerak dan menyentuh ujung-ujung saraf pendengaran. Proses yang tadinya menggunakan tenaga mekanik kemudian diubah menjadi tenaga listrik, dan disampaikan ke otak sehingga kita mendengar suara.

Sementara sebagai alat keseimbangan, prosesnya lebih kompleks. Proses terjadi di telinga dalam. Telinga bekerjasama dengan organ lain seperti mata, sendi-sendi, otak dan lainnya. Jika ada dua organ yang tidak berfungsi, maka keseimbangan kita pun akan hilang.

BAHAYA MENGOREK
Bentuk telinga dirancang untuk mengantisipasi masuknya kotoran. Liang telinga yang bersudut membuat kotoran, seperti debu atau serangga, sulit menembus bagian yang lebih dalam. Tugas menghalau kotoran juga dilakukan kelenjar rambut yang terdapat di bagian depan setelah liang telinga. Di sini juga diproduksi getah telinga yang bernama serumen. Kita lebih mengenalnya sebagai tai telinga atau getah. Tai telinga inilah yang akan menangkap kotoran dan dengan sendirinya membersihkannya.

Orang sering salah kaprah menyangka tai telinga sebagai kotoran. Padahal, fungsinya sangat penting untuk membersihkan kotoran yang masuk. Secara alamaiah, kotoran yang masuk akan kering dan keluar sendiri. “Tai telinga tidak usah dibuang, kecuali jika menggumpal dan menyumbat liang telinga sehingga menghalangi masuknya gelombang suara ke telinga dalam,” tegas Darnila. Lagipula, tak banyak kasus orang yang mengalami penggumpalan getah ini.

Dalam kadar normal, tai telinga hanya menutupi permukaan dinding telinga. Jika dibersihkan, getah akan diproduksi lagi. Maka, telinga sebaiknya tidak dibersihkan dengan cara dikorek. Cukup bersihkan bagian luar saja, yaitu daun dan muara liang telinga. “Bagian lebih dalam dari itu, seumur hidup pun tak perlu dibersihkan,” tegas Darnila.
Salah satu yang sering dilakukan orang adalah mengorek telinga. Tak banyak yang tahu, mengorek telinga justru akan mengakibatkan terdorongnya getah telinga ke bagian yang lebih dalam yang bukan tempatnya. Jika getah ini dibersihkan, maka getah akan diproduksi lagi. Jika pengorekan dilakukan terus-menerus, getah yang terdorong akan menumpuk dan menyumbat, sehingga pendengaran pun menurun karena gelombang suara tak bisa disalurkan dengan baik.

Mengorek telinga juga bisa mengakibatkan perbenturan sebab telinga kita bentuknya bersudut. Perbenturan ini akan mengakibatkan pembengkakan atau perdarahan. Pengorekan yang terlalu keras atau dalam juga bisa mengakibatkan trauma, ditambah dinding telinga kita mudah berdarah.

Masih ada lagi, mengorek telinga juga bisa bikin kolaps. Anda mungkin pernah mengalami batuk-batuk saat mengorek kuping. Nah, hal ini disebabkan adanya refleks saraf pagus yang terdapat di dinding telinga. Saraf pagus membentang ke tenggorokan, dada sampai perut. Batuk-batuk adalah refleks yang ringan. Refleks yang berat dan berbahaya bisa mengakibatkan kolaps.
<tp>Yenti Aprianti

MUKA TAK SIMETRIS
Mengorek telinga juga bisa menyebabkan infeksi. “Infeksi yang berat dan berada di tempat yang sensitif bisa menyebabkan kualitas pendengaran menurun, bahkan membuat muka jadi mencong (tak simetris),” ujar Darnila.
Salah satu saraf yang terdapat di telinga adalah saraf facialis. Saraf ini berada di belakang liang telinga. Fungsinya menggerakkan otot muka dan sebagai bagian yang menunjang pendengaran. “Meski saraf ini dilindungi tulang, namun jika infeksi atau gangguan lain sudah mengenainya, maka bisa mengakibatkan muka menjadi mencong, mata tak bisa ditutup, dan lainnya, yang disebut kelumpuhan saraf facialis.”

Infeksi akibat mengorek terlalu keras bisa berbentuk seperti bisul yang bernanah. Infeksi bisa terjadi di liang telinga, kelenjar rambut, bahkan sampai ke bagian telinga tengah di belakang gendang. Selain karena mengorek, infeksi telinga tengah yang disebut congek bisa pula disebabkan oleh adanya infeksi di saluran nafas, yang berasal dari belakang hidung lalu merambat ke saluran tuba eskafius yang menghubungkan rongga di belakang hidung dengan telinga tengah. “Jika produksi nanah semakin banyak, maka gendang bisa pecah atau bocor. Akibat selanjutnya, pendengaran akan terganggu,” lanjut Darnila.
Di dalam telinga terdapat banyak sekali saraf. Itulah kenapa telinga sangat sensitif. Ketika kita sakit amandel, sakit gigi atau radang tenggorokan, telinga juga terasa sakit, karena telinga kita dilalui saraf perasa. Saraf ini akan mengalihkan rasa sakit di daerah lain sampai ke telinga.

HINDARI MUSIK KERAS
Banyak hal bisa menjadi penyebab menurunnya kualitas pendengaran. Dalam gangguan taraf ringan, orang hanya akan mampu mendengar bunyi dengan kapasitas 25 – 40 desibel saja, taraf sedang 40 – 60 desibel, dan jika lebih dari 60 desibel berarti berada dalam taraf berat.

Penyebabnya beraneka ragam, mulai kelainan di telinga luar hingga dalam. Kelainan di telinga luar bisa disebabkan adanya penyumbatan oleh getah telinga, benda asing, bisul, atau tumor. Gangguan di telinga tengah seperti gendang pecah, perdarahan akibat benturan pada kecelakaan, terputusnya rantai tulang pendengaran atau keluarnya cairan karena alergi.

Sementara di telinga dalam, gangguan berupa “pingsan” atau matinya sel rambut yang mengubah getaran mekanik jadi listrik lalu menyampaikannya ke otak. “Pingsan” atau matinya sel rambut disebabkan trauma bising, misalnya mendengar terlalu lama dan sering bunyi-bunyian yang amat keras, infeksi yang menjalar dari telinga tengah atau karena keracunan obat. Melalui peredaran darah, racun dari obat bisa sampai ke telinga dalam.

Penyakit seperti darah tinggi dan diabetes juga bisa mengurangi pendengaran. Pasalnya, penyakit ini bisa sebabkan rusaknya pembuluh darah. “Akibatnya, telinga dalam sebagai terminal tak mendapat makanan yang cukup,” ujar Darnila. Sejumlah makanan juga bisa menyebabkan penurunan pendengaran jika menyebabkan penyempitan pembuluh darah. Contohnya garam, lemak dan rokok. Turunnya pendengaran karena darah tinggi, diabetes dan keracunan obat bisa menyerang dua belah telinga. Sementara penyebab lainnya hanya menyerang telinga yang mengalami gangguan. Perlu diingat, gangguan di satu telinga tidak menjalar ke telinga yang lain.

Kebanyakan gangguan yang terjadi di telinga luar dan telinga tengah bisa diatasi. Sedangkan jika mengenai telinga dalam agak sulit. “Kalau sel rambut di telinga dalam hanya “pingsan”, misalnya akibat mendengarkan musik disko selama dua jam saja, maka pendengaran akan kembali setelah beberapa lama menghindar musik keras ini. Namun, jika terlalu sering mendengar musik atau bunyi-bunyian yang amat keras, bisa saja sel rambut itu patah dan akhirnya kualitas pendengaran rusak berat. Umumnya hal ini tak bisa diperbaiki,” kata Darnila.

Pendengaran menurun yang permanen juga bisa ditemukan pada bayi dengan kelainan bawaan. Biasanya pada mereka bisa dilakukan tes refleks. Tes ini bisa dilakukan oleh orang tua yang merasa curiga anaknya tidak bisa mendengar. “Caranya dengan membunyikan sesuatu di tempat tersembunyi, yang tidak bisa lihat matanya. Lihat saja, apakah saat mendengar bunyi ia langsung memberi respon atau tidak?” [*/ Yenti Aprianti]

Dokter Sehat

Print Friendly
facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

Comments

  1. Pras tio

    kalau radang di telinga luka sedang atau luka membengkak dan busuk, terasa basah dan terasa sakit memang bisa sembuh norma ?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Bila diterapi secara tepat sampai tuntas, bisa sembuh. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  2. Andri

    dok saya bersihin telinga kiri pakai cotton bud, karena terlalu keras jadi berdarah, dan telinga saya jadi kurang daya dengarnya. berapa lama telinga saya akn normal lagi? trim

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Kami tidak dapat memastikan Kapan Akan kembali normal, sebab tidak diketahui luka ya di bagian apa, sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis THT untuk ditangani segera. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  3. ihsan

    dok telinga kiri saya banyak kotorannya sampai menyumbat, terus kedua telinga saya dibersihkan oleh dokter spesialis tht, tapi telinga kanan saya keluar darah, itu kenapa ya dok?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Kapan dibersihkannya? Kapan keluar darahnya? Anda bisa kembali ke dokter Yg menangani anda untuk diperiksa langsung. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  4. apriliyanti dewi

    dokter benarkah pada cotton bud terdapat bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada telinga saat mengoreknya?? dan apakah dianjurkan merendam cotton bud mengggunakan betadine / alkohol apabila ingin menggunakan cotton bud tersebut untuk membersihkan telinga kita ? terimakasi dok

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Bakteri pasti Ada di sekeliling kita Dan untuk mengatasinya, tubuh kita memiliki sistem pertahanan tubuh sendiri. Cotton bud tidak Perlu direndam alcohol atau betadine dulu untuk mengorek telinga, kecuali bila memang telinga kita Ada luka Dan perlu dibersihkan maka baru perlu direndam betadine (bukan alcohol). Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  5. Endang Yanti

    malam dok,telinga saya sdh 3 blan sering mengeluarkan darah,ketika kepala sakit atw trlalu lama d bwa mathari lngsung dan telinga terkadang sakit.sya jga jarang membersihkan telinga.
    apa i2 berbahaya?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Telinga mengeluarkan cairan menandakan adanya infeksi. Sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis THT. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  6. nor asiah binti haron

    Sya nk tnye…sy mngalami mslh tlinga brdrh..nk ckp darah x la sgt..tp dia mcm brcampur dgn nanah..lps tu ade hitam…blh doktr trgkn pd sy…ape mslh sy.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. Dr. Vanny bernadus

      Kemungkinan Ada infeksi pada telinga anda, seperti pada bagian gendang telinga, Hal Ini bisa terjadi akibat infeksi pada telinga itu sendiri atau bisa juga Karena infeksi sekunder seperti Dari hidung atau tenggorokan. Kami sarankan sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis THT/ENT

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

        1. Dr. Vanny bernadus

          Bila dibiarkan, infeksi bisa menyebar Dan tentu saja berbahaya. Trims

          Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

          1. nor asiah binti haron

            Sy dah pg klnk…dktr ckp mngkin bisul…ubt da hbs mkn…tp telinga x baik2 lg…kdg2 ase bengang..

            Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

          2. Dr. Vanny bernadus

            Lakukan kontrol kembali ke dokter pakar ENT.

            Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  7. Bhuddey santoso

    Maaf dok telinga saya bolong kecil kadang terdengar suara berdengung.sdh ke tht sdh mendingan rasa skt hilang tinggal suara berdengung yg blm hilang..kenapa ya dok trima kasih

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Bila masih timbul keluhan, sebaiknya diperiksakan kembali ke dokter THT anda untuk diberikan terapi lanjutan. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

      1. feb

        Dok telinga saya berdarah tetapi tidak keluar. Saat d masukan cottonbud baru bisa keliatan ada darah di dalam nya. Kenapa itu dok.? Trims

        Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

        1. dr. Vanny Bernadus

          Bisa karena luka, bisa karena infeksi. Trims

          Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

          1. feb

            Kalau luka cara mengeringkan lukanya gimana dok? Karena masih ada darah sedikit sampai skarang. Trims
            Trims

            Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

          2. dr. Vanny Bernadus

            Periksakan.dulu ke dokter THT. Trims

            Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  8. Vera Lestari

    Dok, saya kmarin membersihkan telinga, tapi tidak sngaja kotorannya terdorong kedalam, pndengaran saya skrg kurang jelas, bagaimana cara menyembuhkannya dok. Trimakasih :)

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Untuk membersihkan kotoran telinga yg suliy dikeluarkan bisa dengan cara irigasi. Namun harushati2. Sebaiknya ke dokter THT untuk dilakukan tindakan. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  9. lia

    Dok saya mau tanya knapa kuping sblah kanan saya kalo tidur miring slalu ada bunyi seperti org main drum ya tp kl biasa atw aktifitas biasa tdk ada terdengar apa2 ..cuman saat tdr it saja ..jd trasa mengganggu..mhn infonya.trims

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Sebaiknya segera periksakan ke dokter spesialis THT. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  10. sahfrizal

    Mlm dok. Telinga saya belakangn.ini sering bersuara seperti di korek korek sesuatu. Tpi tidak sakit.
    Mohon penjelasanny

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Apa yg sebelumnya terjadi?

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  11. nonov

    Selamat malam dok, mau tanya nih, kedua telinga saya sering kering, di dinding telinganya, sudah hampir 1 bulan lebih, saya bersihkan setiap hari menggunakan baby oil, sekarang telinga kiri saya sakit seperti ada pembengkakan dan ga enak di tenggorokan, dan ada benjolan kecil di bawah telinga kiri, mohon saran dan solusinya dok, terima kasih.

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      Periksakan langsung ke dokter agar dapat diterapi obat. Kemungkinan adanya peradangan yg dan infeksi yg menyebar. Trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

      1. hari

        Pas saya lagi tidur tiba yiba saya terbangun karena telinga saya terasa sakit seperti ada sesuatu yang masuk ke dalam telinga saya .
        Saya pun langsung memasukan air ke telinga saya dan seketika telinga saya tidak terasa sakit lagi namun selang satu menit telinga saya sakit lagi seperti ada hewan di dalamnya dok .. Rasamya nyeri gitu dok .
        Gimana solusinya yah dok .
        Kirim ke email saya solusinya dok .
        [email protected]

        Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  12. verdanica

    mau nanya dok, jadi semalam ada hewan yang masuk ke telinga saya semacam bunyi suara terbang gitu lalu saya pake cotton bud, pertama saya korek makin ribut suara nya terus saya korek lagi langsung ilang suaranya dan ga terasa lagi bunyinya..apa saya masih harus ke spesialis tht dok? apa serangganya sudh mati dan keluar?

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

    1. dr. Vanny Bernadus

      kami tidak bisa menyatakan apapun tanpa ada pemeriksaaan apa2. trims

      Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  13. farrel

    Dok,Saya terkena flu lalu gk lama kemudian telinga Saya menyumbat,dan pendengaran telinga Saya mulai menurun.tapi Saya kok mendengar suara detak jantung ya dok apakah telinga saya masih normal

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

  14. sudar

    dok . telinga kiri saya tiba tiba tidak bsa mendengar . hanya ada bunyi nging nging . di periksa di puskesmas katanya lubang telinga ngoreng

    ini telinga kanan juga ngoreng tpi ga separah kiri dan masih bisa dengar

    kira kira bsa sembuh tidak ya ?
    obat tetes apa yg bisa meringan kan/mengurangi koreng nya ?

    terima kasih

    Like or Dislike: Thumb up 0 Thumb down 0

Leave a Comment