Haruskan Memaksa Anak Makan dalam Porsi Banyak?

DokterSehat.com – Tak ada ibu yang ingin melihat anaknya bertubuh kurus kering seperti anak kekurangan gizi. Oleh sebab itulah, tidak sedikit ibu yang justru memaksa anak supaya makan dalam porsi besar agar kebutuhan gizi anak tercukupi. Namun, benarkah gizi anak dapat tercukupi dengan cara memaksa? Benarkah dengan cara memaksa, anak akan terbiasa makan dalam porsi besar seperti yang biasa dianjurkan?



Masing-masing anak akan memberikan reaksi yang berbeda atas pemaksaan porsi makan yang dilakukan oleh para ibu. Ada yang memberikan respon baik dengan menikmati setiap sajian makanan dalam porsi besar. Namun, ada juga yang justru mneimbulkan dampak negative lain yang membahayakan pertumbuhan mental anak. Apa saja dampak buruk dari pemaksaan porsi makan dalam jumlah besar?

  • Anak tertekan

Memaksa anak untuk mengkonsumsi makanan yang tak digemarinya bahkan dalam porsi besar dapat menyebabkan anak merasa tertekan dan berujung pada stress. Bukannya tumbuh sehat, anak Anda justru bisa mengalami tekanan mental yang menyebabkan tumbuh kembang fisik dan mentalnya menjadi kurang optimal. Cobalah cara-cara halus tanpa pemaksaan untuk membuat anak menggemari makanan-makanan sehat. Selain itu, perhatikan juga takaran porsinya. Memakan anak makan dalam porsi besar juga dapat menyebabkan obesitas pada anak. Alangkah baiknya jika berat badan ideal diterapkan sejak dini agra anak tumbuh sehat dan cerdas.

  • Trauma waktu makan

Secara perlehan, anak akan membentuk referensi mengenai makanan mana yang mereka gemari dan mana yang tidak. apabila tiap jam makan, anak selalu menerima pemaksaan untuk mengkonsumsi jenis makanan tertentu dan dalam jumlah yang besar, tidak menutup kemungkinan anak akan mengalami trauma pada saat jam makan tiba. Bisa jadi, ruang makan dan dapur dapat menjadi area yang membangun kesan horror baginya. Bukan tak mungkin saat beranjak dewasa nanti, anak akan lebih senang makan di luar rumah yang lebih bisa menumbuhkan sisi nyaman baginya.

  • Membenci makanan
Baca Juga:  Benarkah Pubertas Dini Disebabkan Karena Konsumsi Ayam Berlebihan?

Tidak semua anak akan memberikan reaksi yang baik saat dipakasa makan. Alaih-alih terbiasa dengan porsi yang Anda tawarkan, anak bisa jadi justru akan membenci makanan yang Anda sajikan. Jika anak terlanjur membenci makanan tersebut, Anda akan kehilangan kesempatan untuk mmebiasakan anak menggemari makanan sehat yang Anda sajikan.

Lebih bijak saat membujuk anak makan ya Bu.

Salam sehat,

DokterSehat!