Harus Menghidari Gula Saat Diet. Benarkah?

DokterSehat.com– Gula dinilai sebagai salah satu jenis bahan makanan yang banyak menyebabkan berbagai jenis masalah kesehatan, mulai dari gigi (caries), obesitas, hingga penyakit diabetes. Meski begitu bukan berarti kita harus benar-benar menghindari gula. Kandungan gula juga sangat dibutuhkan tubuh untuk diubah menjadi energi. Namun, pemilihan jenis makan yang mengandung gula dan takaran jumlah gula yang harus diperhatikan.



Gula merupakan salah satu sumber karbohidrat sebagai penyedia kalori yang tidak memiliki kandungan vitamin dan mineral. Oleh karena itulah banyak yang menghindari gula saat melakukan diet. Sedangkan semua jenis karbohidrat mengandung gula. Pembedaanya, ada dua jenis karbohidrat, yaitu karbohidrat kompleks dan karbohidrat sederhana. Gula, masuk ke dalam jenis karbohidrat sederhana, karena mudah larut dalam air dan langsung diserap tubuh menjadi energi. Sedangkan karbohidrat kompleks terdapat pada beberapa jenis makanan seperti biji-bijian utuh, buah, sayur, kacang-kacangan, gandum utuh, dan lain-lain. Dengan mengkonsumsi karbohidrat kompleks pelepasan gula dalam darah akan stabil. Oleh karena itulah mengapa banyak orang yang menjalankan diet lebih memilih karbohidrat kompleks sebagai bagian dari menu dietnya dan menjauhi gula.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mengenai kadar konsumsi gula. Sebagai sumber energi, menghilangkan gula sama sekali dalam menu diet sangat tidak disarankan. Jika mengkonsumsi sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan dan setara dengan kalori yang digunakan, tidak akan menimbulkan masalah pada bobot tubuh atau masalah kesehatan lainnya. Sedangkan mengkonsumsi gula yang terkandung dalam karbohidrat kompleks, jauh lebih baik karena kaya akan serat yang sangat penting bagi tubuh.

Bagi yang sedang melakukan diet, konsumsilah buah sebelum makan, dengan dua jenis buah untuk dikonsumsi tiga kali sehari. Makan buah sepiring penuh layaknya mencuci usus, yang secara otomatis membuat metabolisme tubuh akan naik. Dengan memakan buah sebelum makan dapat  mengenyangkan perut, sehingga perut telah terisi terlebih dahulu, dan kalori yang akan masuk menjadi lebih sedikit. Sedangkan vitamin dan mineral yang masuk akan membantu proses pengolahan sumber energi yang dimakan. Keuntungan lainnya adalah suasana tubuh menjadi lebih basa, sehingga mengurangi resiko kanker, osteoporosis, dan berbagai penyakit degeneratif lainnya.

Baca Juga:  Cara Menyenangkan Membakar Kalori

Selain itu hindarilah gorengan. Kadar lemak jenuh yang dihasilkan melalui proses penggorengan akan menimbulkan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam darah. Kolesterol inilah yang akan memicu penyakit jantung, hipertensi, dan penyakit generatif lainnya. Yang paling penting pula adalah dengan melakukan olahraga. Tidaklah harus dengan pergi ke gym, atau melakukan olahraga yang berat, olahraga ringan seperti joging dan berjalan kaki pun lebih mudah untuk dilakukan. Rutinkan olahraga yang membuat Anda merasa senang dan tidak tertekan karena tuntutan diet.