Hari Kesetiakawanan Nasional: Hidup Sehat Secara Berjamaah

Hari-Kesetiakawanan-Nasional-doktersehat
Photo Credit: flickr/ Pepe Pont

DokterSehat.Com– Ketika hidup sehat adalah harapan semua orang dan menjadi sehat adalah hak semua orang. Maka, sudah sepatutnya kita yang menginginkan hidup yang sehat juga mengajak orang-orang terkasih dan terdekat untuk mencapai itu semua. Hari Kesetiakawanan Nasional yang kita peringati setiap 20 Desember juga seharusnya bisa menjadi momentum yang tepat untuk menjadi sehat secara berjamaah.

Photo Credit: flickr/ Pepe Pont

Kita tahu bahwa kekebalan tubuh dan tingkat kesehatan tiap orang berbeda-beda. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya, baik internal maupun eksternal. Kita tak tahu kapan akan terserang penyakit, pun halnya dengan orang-orang di sekitar kita. Nah, satu hal yang paling penting adalah membuat gerakan kesehatan secara bersama-sama.

Sebagaimana Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan, kita bisa memulai gerakan kita dengan mencontoh imbauan pemerintah tersebut.

Secara garis besar, GERMAS terdiri atas tiga hal, yakni berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan bergizi seperti buah dan sayuran, dan mengkonsultasikan masalah kesehatan kita kepada dokter secara rutin dan berkala.

Bisakah kita terapkan sebagai sebuah gerakan massal? Tentu saja bisa. Bagaimana caranya?

1. Saling mengingatkan
Kesetiakawanan sosial berarti saling mengingatkan atau memberikan kritik yang membangun. Berkaitan dengan kesehatan, tentu saja kita harus benar-benar paham pola hidup sehat itu seperti apa, dan kenapa kita harus melakukannya.

Jika Anda merasa bahwa merokok dan mengonsumsi alkohol bukanlah sesuatu yang baik, tinggalkanlah dan berilah peringatkan kepada teman atau saudara Anda. Namun, tentu saja Anda harus benar-benar paham dengan situasinya.

Jangan menghakimi apa yang dilakukan orang-orang di sekitar Anda. Kendati begitu, bukalah ruang diskusi yang memungkinkan alasan Anda bisa diterima mereka. Jika memang tepat, kenapa tidak? Namun, tentu saja hal itu juga berlaku bagi diri Anda.

2. Olahraga bersama
Olahraga yang dikerjakan seorang diri akan lebih terasa melelahkan dibanding jika Anda melakukannya bersama teman, kerabat, saudara, atau siapapun di dekat Anda. Anda bisa berjalan santai, lari-lari kecil, atau melakukan senam tiap pagi. Tak perlu lama-lama, 30 menit saja sudah cukup asalkan dilakukan dengan teratur.

Jika memang Anda tak punya waktu untuk berolahraga pada pagi hari, Anda bisa menggantinya sepulang kerja dengan mengajak rekan kantor Anda nge-gym atau mengikuti pilates, yoga, salsa, atau olahraga apapun yang memungkinkan Anda bersama teman-teman lakukan secara rutin dan berkala.

3. Makan di luar
Sesekali, ajaklah teman, rekan, kolega, atau keluarga Anda makan di luar. Selain menyegarkan pikiran, Anda juga jadi bisa mengajak orang-orang tersebut mengunjungi tempat makan tertentu sesuai arahan Anda. Nah, ajaklah mereka ke rumah makan yang menyediakan menu-menu sehat seperti buah atau sayuran, yang juga dimasak dengan cara yang baik.

Anda bisa ngobrol tentang banyak hal dengan makan di luar. Komunikasi yang baik terjalin, hubungan yang baik pun terjaga.

4. Konsultasi kesehatan
Kita tak selalu sehat. Namun, betapa menyenangkannya saat kita sakit dan ada teman, rekan, atau kolega yang menemani, membesuk, atau menghibur kita. Maka, sempatkanlah waktu untuk membesuk teman Anda yang tengah dirawat di rumah sakit.

Dukungan dalam kesehatan orang-orang terdekat juga bisa Anda lakukan dengan menemani mereka mengonsultasikan masalah kesehatan mereka, misalnya memeriksakan gigi, kandungan, atau masalah kesehatan yang lain.

Dukungan kita terhadap orang lain tentu akan sangat membantu kesehatan mereka, pun halnya dengan kesehatan kita sendiri.

ikuti-kontes-sehatitubaik-menangkan-berbagai-hadiah-menarik