Harapan Hidup Penderita Kanker Paru Cenderung Rendah

DokterSehat.Com – Salah satu dampak buruk yang harus siap dihadapi oleh para pecandu rokok adalah dengan adanya masalah pada organ pernafasan, khususnya paru-paru. Paru-paru beresiko mengalami penyakit berbahaya dan sangat mematikan, yakni kanker paru-paru. Pakar kesehatan sendiri menyebutkan jika para penderita kanker paru hanya memiliki harapan kesembuhan yang sangat rendah, yakni 16 hingga 18 persen saja sehingga dianggap sebagai penyakit yang sangat mematikan.

doktersehat-paru-paru-Asbestosis-Fibrosis-paru-kanker-pneumonia

Pakar kesehatan menyebutkan jika setidaknya ada dua jenis kanker paru yang bisa dibedakan berdasarkan pertumbuhan dan persebarannya. Kanker paru yang pertama adalah small cell lung cancers (SCLC) yang merupakan kanker paru sel kecil dan juga non-small cell lung cancer (NSCLC). Pemicu dari kanker paru sendiri kerap kali adalah karena penderitanya adalah pecandu rokok, atau mereka yang kurang beruntung dan terpapar asap rokok setiap hari dan menjadi perokok pasif. Satu hal yang pasti, jika jaman dahulu kanker paru kerap menyerang lansia, kini banyak orang berusia dewasa dan muda yang ikut meninggal karena kanker mematikan ini.

Penyebab utama mengapa harapan hidup para penderita kanker paru sangatlah rendah adalah karena banyak penderita kanker paru yang pada akhirnya baru mengetahui dirinya memiliki penyakit berbahaya dari pemeriksaan yang sudah cukup terlambat, dimana kanker sudah memasuki stadium tiga atau empat. Pada stadium ini, kanker biasanya sudah terlanjur menyebar ke berbagai organ tubuh lain yang tentu akan sangat membahayakan nyawa sang pasien.

Secara umum, gejala dari penyakit kanker paru sebenarnya bisa dilihat dari kondisi kesehatan dimana penderitanya kerap sesak nafas, mengalami batuk-batuk yang tidak kunjung sembuh, rasa sakit pada dada yang bisa dirasakan terus menerus, hingga batuk yang disertai dengan darah. Jika kita mengalami gejala ini, mau tidak mau kita harus memeriksakan kondisi ini ke dokter terdekat.