Hal Yang Menyebabkan Libido Turun

DokterSehat.Com – Libido atau gairah seks adalah keinginan seksual yang timbul dari energi psikis dan emosional yang terkait dengan insting biologis untuk bereproduksi. Jika keinginan seksual tersebut tidak pada tingkat rata-rata atau turun maka disebut sebagai libido rendah (Low Libido).

19

Libido rendah adalah salah satu masalah seksual yang paling sulit diatasi karena orang dengan libido rendah biasanya tidak termotivasi untuk menyembuhkan diri apalagi mengunjungi dokter. Paling sering, orang ini datang ke dokter karena atas desakan pasangannya yang merasa tidak puas dengan performa seksnya.

Libido yang rendah bisa dilihat dari gejala-gejala yang muncul seperti hasrat seksual yang berkurang, hubungan seksual dengan istri semakin jarang dilakukan, menjalani seks sebagai kewajiban saja dan tidak merasakan kesenangan atau kegembiraan saat berhubungan seks, dan yang paling sering adalah penis yang tidak bisa ereksi.

Tentu saja, seperti halnya gangguan seks apapun, ada banyak hal yang menyebabkan gairah seks menurun. Libido yang rendah pada pria biasanya disebabkan oleh faktor medis seperti obat-obatan dan psikologis seperti stres dan trauma.

Setidaknya ada 6 penyebab umum rendahnya libido pria yaitu kurangnya hormon testosteron, adanya penyakit, depresi/stres, terapi obat, kurang tidur, dan kecanduan alkohol. Untungnya, sebagian besar penyebab ini bisa dihilangkan dengan mudah seperti menghilangkan stres atau dengan menambahkan hormon tertentu pada tubuh.

Berikut ini penyebab libido menjadi rendah :

  1. Rendahnya zat besi di dalam tubuh
    Pada dasarnya seseorang yang mengalami kekurangan kadar energi di dalam tubuhnya dapat diperkirakan akan mempengaruhi kualitas pada sirkulasi darah atau aliran darah di dalam tubuhnya. Hal senada pernah di ungkap oleh salah seorang dokter dari London, ia menjelaskan bahwa tubuh manusia disusun oleh beberapa unsur yang berbeda, jika salah satu unsur tersebut tidak terpenuhi atau tercukupi maka masalah akan timbul dan akan mengakibatkan adanya masalah pada kesehatan, ujar Radha Modgil.

    Unsur penting yang dimaksudkan di atas adalah zat besi. Zat besi sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk kebutuhan pembentukan sel-sel darah merah. Adanya ketidakseimbangan zat besi di dalam tubuh sering kali menimbulkan pengaruh yang tidak nyaman dan hal ini juga akan berpengaruh pada kehidupan seks seseorang.

  1. Mengidap diabetes
    Diabetes adalah salah satu jenis faktor fisik yang mengakibatkan gangguan seksual. Menurut salah seorang pakar kesehatan dan seks yakni Jhon Tomlinson mengungkapkan bahwa diabetes yang terjadi dan dialami oleh sejumlah pasien bukan hanya mempengaruhi kerusakan-kerusakan saraf. Pada pasien pria, diabetes yang diidapnya akan mempengaruhi fungsi seksualnya. Sederhananya, diabetes dapat menyebabkan kelumpuhan pada alat vital pria dan mempengaruhi produksi hormon testosteron sehingga hal yang sama juga akan berpengaruh terhadap libido.
  1. Tingginya kadar kolesterol
    Adanya kolesterol yang menumpuk di lingkaran pinggang sering kali membuat Anda merasa tidak nyaman dengan bentuk tubuh yang Anda miliki. Tingginya kadar kolesterol pada dasarnya bukan hanya mempengaruhi perubahan fisik semata, hal yang sama juga berpengaruh terhadap jumlah protein sex hormon binding globulin (SHBG) yang diproduksi hati. Mark Vanderpump yang berprofesi sebagai konsultasn endokrinologi di Royal Free Hospital di London mengungkap bahwa SHBG yang mengalami penurunan atau pengurangan secara bersamaan juga akan mempengaruhi turunnya libido.
  1. Kebiasaan memakan roti
    Makanan memang dibutuhkan oleh makhluk hidup guna mensuplai tenaga atau energi untuk kebutuhan aktivitas. Namun siapa sangka bahwa mengonsumsi jenis makanan tertentu setiap harinya justru dalam menyebabkan pengaruh buruk terhadap kehidupan seseorang, terutama kebutuhan seks yang dimilikinya.

    Kebiasaan memakan makanan yang mengandung karbohidrat olahan ternyata diduga dapat mengurangi gairah seks seseorang. Hal senada juga pernah di lontarkan oleh Helen Bond dari British Dietetic Association, jenis karbohidrat olahan seperti roti pada dasarnya tidak baik bila dikonsumsi setiap hari, roti merupakan jenis makanan yang dapat melepas gula lebih cepat sehingga hal ini akan mengakibatkan pengurangan energi secara drastis pada saat berhubungan seksual.

    Pengurangan energi yang dimaksudkan di sini adalah libido. Ini artinya, jika efek pelepasan gula akibat terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan seperti roti tersebut dapat menyebabkan pengurangan energi, maka hal ini akan mengganggu jalannya hubungan intim yang Anda dan pasangan Anda langsungkan lantaran pengaruh libido yang turun.

  1. Pengaruh penggunaan obat-obatan
    Terdapat kasus menarik yang telah dipecahkan oleh Michael Irwig, asisten profesor kedokteran di George Washington University. Michael Irwig menemukan sejumlah pasiennya yang mengalami penurunan libido akibat pengaruh menggunakan obat penyubur rambut. Diduga pengaruh dari penggunaan obat penyubur rambut tersebut dapat mempengaruhi gairah seks seseorang dan dari hasil survei yang didapatnya, sebanyak 92.8% pasien mengalami kesulitan dalam mendapatkan orgasme sehingga hal ini juga akan mempengaruhi kualitas dari hubungan seksual yang dilangsungkan.

Selain kelima hal tersebut, sejatinya terdapat beberapa hal lain yang dapat mempengaruhi penurunan libido yang terjadi. Adanya bentuk pengawasan yang Anda lakukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari ini merupakan suatu tindakan yang tepat. Mengingat bahwa secara keseluruhan penyakit atau gangguan-gangguan kesehatan yang ada bersumber dari kesalahan manusia, maka sudah seharusnya Anda membiasakan diri untuk selalu menjaga dan mengontrol diri untuk selalu menjalani hidup yang sehat sehingga bisa terhindar dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan.