Hal Apa Saja Yang Dapat Mengancam Kesehatan Penis?

DokterSehat.Com – Sebagian banyak pria merasa enggan saat penisnya mengalami gangguan. memag hal yang sangat mengganggu sekali bila penis ssedang timbul masalah, sebaiknya seorang pria hendaknya tidak malu-malu memeriksakan permasalahan penisnya ke dokter.



Berikut beberapa permasalahan umum yang dapat mengganggu kesehatan penis :

  • Gangguan ereksi
    Misalnya tidak mampu ereksi atau ereksi terlalu singkat. Ada pula ereksi yang tidak disebabkan oleh stimulasi seksual yang menyebabkan rasa sakit, disebut dengan priapismus.
  • Gangguan ejakulasi
    Beberapa gangguan yang sering dikeluhkan seperti halnya ejakulasi dini, ejakulasi yang terlambat, ejakulasi disertai rasa sakit, hingga ketidakmampuan untuk ejakulasi sama sekali.
  • Infeksi menular seksual
    Penis dapat terinfeksi oleh penyakit menular seksual, seperti gonore, klamidia , sifilis, kutil kelamin, dan herpes genital.
  • Masalah dengan kulup
    Salah satu kondisi yang kerap terjadi dikenal dengan fimosis, yaitu kulup pada penis tidak dapat ditarik dari kepala penis. Sebaliknya, ada pula kondisi parafimosis, yaitu kulup penis yang tidak dapat dikembalikan ke posisi semula setelah ditarik.
  • Peradangan
    Ditandai dengan bengkak atau kemerahan, ruam, rasa sakit, cairan berbau atau gatal dari penis. Radang yang terjadi di bagian kepala penis yang disebut dengan balanitis, sedangkan jika terjadi di bagian kepala dan kulup disebut dengan balanoposthitis.
  • Benjolan
    Timbulnya plak atau benjolan yang mengeras pada penis, dikenal dengan dengan penyakit Peyronie. Benjolan tersebut awalnya dimulai pada area terbatas yang kemudian berkembang dan meninggalkan bekas luka yang mengeras sehingga mengganggu elastisitas penis. Dapat menyerang bagian atas ataupun bawah penis. Penyakit ini sembuh dalam setengah hingga satu setengah tahun dengan sendirinya tanpa pengoabtan.
  • Kanker
    Terjadi ketika sel abnormal pada penis berkembang secara tidak terkendali. Tumor jinak jenis tertentu pada penis dapat berkembang menjadi kanker ganas.

Gejala-gejala yang harus di waspadai

Ada beberapa gejala gangguan penis yang harus diwaspadai dan segera dikonsultasikan kepada dokter. Gejala tersebut di antaranya keluarnya cairan tidak normal dari penis, rasa perih saat buang air kecil, atau  terjadi pendarahaan saat sedang buang air kecil atau ejakulasi.

Baca Juga:  Yang Harus Dilakukan Jika Terjadi Pendarahan Berlebihan Saat Menstruasi

Selain itu, waspadai jika pada penis timbul kutil, benjolan, luka atau ruam pada penis atau pada area sekitarnya. Selain itu Anda juga harus perhatikan jika terjadi perubahan saat ejakulasi.

Yang tidak kalah penting untuk segera mendapat perhatian adalah ketika timbul rasa sakit akibat trauma pada penis atau ketika muncul rasa sakit atau gangguan aktivitas seksual akibat melengkungnya penis di luar kewajaran.

Pemeriksaan rutin pada penis dapat meningkatkan kewaspadaan jika terjadi perubahan. Selain itu, diagnosis terhadap gangguan juga dapat dilakukan jika pemeriksaan penis dilakukan secara rutin, apalagi jika mengingat sebagian masalah pada penis tidak dapat dicegah.

Perawatan yang tepat

Sebagaimana anggota tubuh lain, penting untuk menjaga kebersihan penis. Disarankan untuk membilas penis dengan air hangat tiap hari saat mandi. Bagi penis yang tidak disunat, tarik kulup penis untuk membersihkan bagian bawah.

Pilih sabun yang ringan atau tanpa pengharum, namun jangan gunakan terlalu banyak. Kemudian, hindari penggunaan bedak atau deodoran karena dapat menyebabkan iritasi.

Ketika membersihkan, jangan lupakan bagian bawah penis dan testis. Keringat yang menempel di dalam kondisi tertutup pakaian dalam sepanjang hari dapat menyebabkan bau. Bersihkan dengan cermat, sekaligus periksa apakah ada benjolan abnormal minimal satu kali tiap bulan.

Menjaga kondisi kesehatan penis juga terkait dengan perilaku seksual. Melakukan hubungan seksual secara teratur penting untuk menjaga fungsi ereksi pada pria. Gunakan kondom untuk mencegah infeksi menular seksual atau lakukan hubungan seksual secara monogami. Selain itu, konsumsi obat-obatan tertentu mungkin dapat memengaruhi kondisi penis dan fungsinya. Jika mengalami efek samping, konsultasikan dengan dokter.

Yang tidak kalah penting, upaya lain untuk menjaga kondisi kesehatan penis adalah menghindari merokok, membatasi asupan minuman beralkohol, serta rajin beraktivitas fisik atau berolahraga secara teratur.

Periksa kondisi penis dengan cermat secara teratur. Jika terjadi perubahan fisik atau gangguan pada fungsi penis, segera konsultasikan kepada dokter.