Hal Aneh Berikut Bisa Terjadi Pada Ibu Menyusui

DokterSehat.Com – Fase menyusui adalah salah satu fase paling membahagiakan sekaligus merepotkan bagi seorang wanita. Bagaimana tidak, mereka akan merasa berbahagia saat melihat sang buah hati menyusu demi perkembangan tubuh dan kesehatannya, namun, para wanita juga harus memperhatikan teknik menyusui dengan baik dan tidak boleh asal mengkonsumsi makanan yang bisa berimbas pada produksi ASI. Selain itu, fase menyusui juga bisa memicu munculnya hal-hal aneh pada wanita yang tentu sangat merepotkan. Seperti apakah hal-hal aneh tersebut?

doktersehat-asi-ibu-menyusui-anak-cerdas

Mengalami kontraksi layaknya sebelum melahirkan
Banyak ibu menyusui yang merasakan keanehan saat dua minggu pertama setelah proses persalinan dimana mereka mengalami kram perut saat menyusui. Pakar kesehatan menyebutkan jika hal ini ternyata sangat normal terjadi karena merupakan mekanisme alami tubuh untuk berkontraksi dan membuat rahim kembali ke ukuran semula layaknya sebelum hamil.

Payudara sangat keras
Banyak ibu menyusui yang khawatir saat mengetahui payudaranya bisa membesar dan bahkan mengeras layaknya batu. Beruntung, menurut pakar kesehatan hal ini normal terjadi dan tidak akan mempengaruhi produksi ASI bagi bayi. Pembengkakan payudara sangatlah wajar terjadi, khususnya pada beberapa hari setelah melahirkan. Saat bayi sudah mulai rutin menyusu, maka payudara pun akan berangsur kembali lembut seperti sedia kala.

Mengalami banyak perubahan emosi
Saat menyusui sang buah hati, tubuh ibu memproduksi hormon oksitosin yang akan memberikan perasaan bahagia sekaligus menambah ikatan emosional antara ibu dan anak, khususnya dalam membuat ibu cenderung protektif dan menyayangi sang buah hati. Sayangnya, ada sebagian ibu menyusui yang juga merasakan kecemasan yang bisa berlangsung dalam waktu yang cukup lama, yakni hingga 20 menit tatkala menyusui sang buah hari. Pakar kesehatan menyebut fase kecemasan ini sebagai dysphoric milk ejection reflex atau D-Mer yang terjadi karena ketidaknormalan kadar dopamine dalam tubuh. Selain merasakan kecemasan, beberapa ibu mengaku jika mereka menjadi cenderung mudah tersinggung atau bahkan terkadang ingin melarikan diri dari tanggung jawab seorang ibu. Beruntung, dengan dukungan keluarga, masalah ini bisa berangsur-angsur menghilang.