
DokterSehat.com telah dipercaya lebih dari 6 tahun sebagai Informasi Kesehatan, tips kesehatan
dan konsultasi online segala macam jenis penyakit, kanker, seksualitas dan kesehatan keluarga.
DokterSehat.com – Di bidang reproduksi, infertilitas adalah keadaan di mana seseorang tidak dapat hamil secara alami atau tidak dapat menjalani kehamilannya secara utuh, namun bukan suatu ketidakmampuan mutlak seseorang untuk memiliki keturunan. Jadi, pasangan suami istri dikategorikan mengalami infertilitas bila tidak juga mengalami pembuahan, sekalipun sudah melakukan hubungan seksual secara teratur – tanpa kontrasepsi – dalam periode setahun.
Berdasarkan catatan WHO, diketahui penyebab infertilitas pada perempuan di antaranya, adalah: faktor Tuba fallopii (saluran telur) 36%, gangguan ovulasi 33%, endometriosis 6%, dan faktor x yang tidak diketahui sekitar 40%. Ini artinya sebagian besar masalah infertilitas pada perempuan disebabkan oleh gangguan pada organ reproduksi atau karena gangguan proses ovulasi. Sedangkan infertilitas pada pria kebanyakan disebabkan oleh kurangnya produksi dan kualitas sperma, atau bisa jadi karena tersumbatnya saluran sperma saat pasangan pria ejakulasi.
Ketahuilah faktor-faktor yang dapat menghambat pasangan untuk mendapatkan keturunan, beserta dengan informasi lengkap mengenai terapi dan kemungkinan terbaik yang dimiliki setiap pasangan, dengan mengikuti seminar online persembahan FlyFreeForHealth dan Pregnancynme.
Topik: Infertilitas, Ketika Sang Buah Hati Tak Kunjung Datang
Hari / Tanggal : Selasa, 28 Desember 2010
Waktu : Pukul 12.00-13.00 WIB
Menghadirkan dr. Wendy Theo, dokter panitera di KK Women’s and Children’s Hospital, Singapura.
Hanya dengan menyiapkan komputer / laptop, koneksi internet, headset atau speaker, maka anda telah siap mendengarkan seluruh presentasi dan dialog seminar online secara langsung, dari manapun. Anda pun dapat melayangkan pertanyaan kepada dr. Wendy di akhir seminar online. Praktis, mudah dan yang terpenting, gratis! Tunggu apa lagi? Klik disini untuk mendaftarkan diri sekarang!
Cara menghadiri webinar/seminar online:
1. Klik link untuk mendaftar menjadi peserta webinar dan masukkan data diri pada formulir registrasi.
2. Setelah melengkapi formulir registrasi, link pribadi akan dikirimkan ke email Anda.
3. 30 menit sebelum webinar dimulai, klik link tersebut untuk memasuki ruang webinar dan ikuti instruksi untuk download software. Nomer ID webinar ini: 333-855-403.
4. Setelah download berhasil, Anda akan memasuki ruang virtual webinar
5. Silakan ajak serta keluarga dan teman untuk menghadiri webinar!

MAAF PROMOSI, MUNGKIN SEWAKTU2 BERMANFAAT UNTUK KELUARGA ANDA, KARENA OBAT INI SANGAT DIPERLUKAN DAN BELUM ADA YANG PRODUKSI SELAIN KAMI.
TUMBONAN, obat pemberantas kutu rambut tanpa dibilas, bahkan telor kutupun mati,ketombe pun hilang. Praktis cepat dan aman untuk kesehatan rambut, jika mengenai matapun AMAN..!!.DIJAMIN CESPLENG..!
Harga per box isi 12btl @23cc Rp.75rb (wil.Jawa), untuk luar Jawa 85rb,
Sudah termasuk ongkos kirim.Hub : 087859716469
MENGAPA PAKAI “TUMBONAN”?
- HEMAT,..dan dosis aplikasi yang rendah
- Beraroma lembut dan relatif Tidak berbahaya bagi manusia
- Memiliki TOKSISITAS RENDAH terhadap mamalia LD50 > 5.000
- MUDAH DIAPLIKASIKAN dengan penyemprotan residual, ULV
- Lulus UJI LAPANGAN di Balai Besar Penelitian Vektor dan Reservoir Penyakit ( B2PVRP) Salatiga
PERHATIAN : Jangan sekali2 menggunakan KAPUR AJAIB /KAPUR BARUS untuk memberantas kutu rambut anda, krn kedua obat trsbt mengandung bahan kimia aktif pestisida yang bisa melumpuhkan/ mematikan urat syaraf rambut Anda.Sedang kapur mengakibatkan stres dan pengerasan rambut. Akibatx rambut jadi rusak, mati dan terjadi pemutihan dini, yang lebih fatal lagi rambut Anda rontok.Pake aja TUMBONAN.
http//kuturambuttumbonanobatnya.blogspot.com
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
Siap-siap ikut…
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
mbag cara pesan y gmn????
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0
informasinya sangat berguna, semoga ini akan membuat manusia indonesia semakin paham akan arti kesehatan yang sesungguhnya, karna dengan mengerti makan akan menjaga, dengan menjaga akan mengurangi resiko penularan dan akan mengurangi biaya pengobatan. beban keluargapun semakin menurun
Setuju atau Tidak Setuju:
0
0