Habis Makan Langsung Tidur, Berat Badan Yudi Naik Jadi 310 Kg

DokterSehat.Com– Yudi Hermanto, pria berusia 33 tahun dari Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Kab. Karawang, tiba-tiba saja mengalami kenaikan berat badan yang sangat signifikan. Kini, berat badannya bahkan sudah mencapai 310 kg! Apa penyebabnya?



Photo Credit: Kumparan

Siti Jaenah, ibu kandung Yudi, menyebutkan bahwa anaknya memang malas dan sangat jarang berolahraga. Selain itu, Ia juga terbiasa langsung tidur setelah makan. Padahal, Ia selalu melahap makanan apapun yang disediakan padanya meskipun jumlahnya sangat banyak. Hanya dalam satu tahun saja, Yudi yang bekerja sebagai petugas keamanan di perusahan catering pun mengalami lonjakan berat badan dari 135 kg menjadi 310 kg.

“Anak saya bekerja di perusahaan katering. Dia memang pada dasarnya suka makan. Di tempat kerjanya juga sering diberi sisa makanan katering dan selalu Ia habiskan.” tutur Siti.

Kebiasaan makan yang tidak normal ini, ditambah dengan kecenderungannya yang malas makan sayur, membuat berat badan Yudi naik tak terkontrol dalam 5 bulan terakhir. Ia pun kini kesulitan untuk bergerak. Kini Yudi sudah 3 hari dirawat di rumah sakit karena susah bernafas susah bergerak, termasuk berjalan. Pada tubuhnya bahkan sudah dipasang selang urine agar bisa buang air kecil. Saat diajak berbicara juga terlihat nafasnya selalu tersengal-sengal.

Masalah obesitas sebagaimana yang dialami oleh Yudi bisa meningkatkan resiko beberapa jenis penyakti degeneratif, kondisi dimana fungsi sel-sel tubuh mengalami penurunan dan bisa saja memicu kematian. Beberapa jenis penyakit degeneratif yang bisa menyerangnya adalah stroke, hipertensi, diabetes melitus, dan dislipidemia. Tak hanya itu, penyakit ini juga bisa memicu gangguan otot dan tulang.

Dalam penelitian lain yang dilakukan oleh Framingham Heart Study yang dilakukan di Amerika Serikat, disebutkan bahwa mereka yang mengalami obesitas juga akan mengalami peningkatan tekanan darah dengan signifikan. Hal ini tentu akan meningkatkan resiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung yang sangat mematikan.