Gula Batu Ternyata Belum Tentu Sehat Bagi Tubuh Kita

DokterSehat.Com – Banyak sekali orang yang memiliki anggapan bahwa gula pasir adalah salah satu masalah terbesar bagi kesehatan manusia belakangan ini. Banyak pakar kesehatan yang bahkan menganggap bahwa manusia telah berada dalam fase dimana hampir semua orang kini telah mengkonsumsi gula per hari dalam kadar yang jauh lebih besar daripada kadar konsumsi seratus tahun yang lalu. Rasa manis dalam gula memang mampu memberikan rasa candu yang sangat kuat bagi manusia. Siapa sih yang tidak mau menikmati rasa manis dari makanan yang memiliki kandungan gula cukup tinggi? Tak perlu kita menyebut banyak jajanan, minuman botol, atau kue yang memiliki kandungan gula cukup tinggi, banyak makanan pokok yang kita konsumsi sehari-hari yang ternyata telah memiliki kandungan gula yang tinggi.



Makanan yang manis memang sangat enak untuk dimakan. Namun, dengan efek kesehatan di depan yang kurang baik seperti terjadinya obesitas atau bahkan penyakit diabetes yang mengerikan itu tentu harus membuat kita mencari alternatif lain selain gula pasir sebagai pemanis makanan. Kini banyak sekali produk yang diklaim sebagai pengganti gula pasir yang lebih sehat, salah satu yang sering dianggap masyarakat sebagai pengganti paling baik bagi gula pasir adalah gula batu.

Sayangnya, anggapan bahwa gula batu adalah pengganti lebih sehat dari gula pasir adalah anggapan yang sangat salah. Pada dasarnya,  gula batu dan gula pasir ternyata terbuat dari bahan yang sama; yakni larutan gula cair. Gula batu sendiri terbuat dari kristalisasi larutan gula tersebut yang telah mencapai titik jenuh. Hal ini berarti, secara kandungan, gula pasir dan gula batu bisa dianggap sama saja dan hanya memiliki bentuk yang berbeda.

Baca Juga:  Awas, Jauhkan Ponsel Dari Payudara Anda

Jika kandungan dari kedua jenis gula tersebut sama saja, maka andai kita mengganti gula pasir dengan gula batu maka konsumsi gula per hari pun akan sama saja sehingga potensi mendapatkan diabetes atau obesitas pun tetap saja tinggi. Andai kita tetap ingin hidup sehat, maka kita harus membatasi asupan gula kita per hari maksimal empat sendok makan saja sesuai dengan standar WHO. Hanya saja, ada baiknya kita harus pandai-pandai membatasi diri untuk tidak memakan makanan yang manis khususnya di sore hari dimana kita sering membutuhkan kudapan atau minuman manis. Hidup sehat memang harus diimbangi dengan kemauan diri yang kuat.