Gonore, penyakit menular seksual

DokterSehat.com – Gonore merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri. Gonore dapat tumbuh subur dalam daerah yang hangat, daerah lembab seperti pada saluran reproduksi, termasuk leher rahim, uterus, saluran tuba (saluran telur) pada wanita, dan dalam uretra atau saluran kencing pada wanita dan laki-laki. Bakteri ini juga dapat berkembang di mulut, tenggorokan, mata, dan anus.



Penyebab

Gonore bisa ditularkan melalui hubungan seks baik seks anal, vaginal, atau oral. Gonore masih bisa  ditularkan melalui cairan bahkan jika seorang pria tidak ejakulasi. Gonore juga dapat menyebar dari ibu yang tidak diobati kepada bayinya saat melahirkan.

Orang-orang yang telah memiliki gonore dan sudah diobati mungkin bisa terinfeksi lagi jika melakukan hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi gonore. Setiap orang yang aktif secara seksual dapat terinfeksi gonore. Di Amerika Serikat, tingkat dilaporkan infeksi tertinggi adalah kalangan remaja aktif secara seksual.

Gejala

Beberapa pria yang terinfeksi gonore mungkin tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala umum pada pria meliputi sensasi terbakar ketika buang air kecil, atau keluarnya cairan putih, kuning, atau hijau dari penis yang biasanya muncul 1-14 hari setelah infeksi. Kadang-kadang pria dengan gonore akan merasakan sakit atau bengkak pada testis.

Kebanyakan wanita yang terinfeksi gonore hanya menunjukkan gejala ringan atau bahkan tidak menunjukkan gejala apapun. Gejala awal pada wanita dapat diyunjukkan dengan munculnya sensasi nyeri atau terbakar saat buang air kecil, peningkatan keputihan, atau perdarahan vagina. Wanita dengan gonore berada pada risiko mengembangkan komplikasi serius dari infeksi, bahkan jika gejala yang ditunjukkan ringan atau tidak ada sama sekali.

Gejala lain dari infeksi ini adalah infeksi dubur, gatal anal, nyeri, perdarahan, atau buang air besar menyakitkan. Infeksi di tenggorokan dapat menyebabkan sakit tenggorokan, tetapi biasanya tidak menimbulkan gejala.

Baca Juga:  Kenali Jenis Penyakit Tumor

Komplikasi dari gonore

Gonore yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius dan permanen pada wanita dan laki-laki. Pada wanita, gonore dapat menyebar ke dalam rahim atau tabung falopi dan menyebabkan penyakit radang panggul (PID). Gejala-gejalanya mungkin ringan atau bisa sangat parah dan dapat termasuk rasa sakit perut dan demam. PID dapat menyebabkan abses internal (kantong nanah yang sulit untuk menyembuhkan) dan nyeri panggul kronis. PID dapat merusak tuba falopi sehingga seorang wanita tidak dapat memiliki anak. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko kehamilan ektopik.

Kehamilan ektopik adalah kondisi yang mengancam jiwa di mana suatu telur yang sudah dibuahi tumbuh di luar rahim, biasanya dalam tabung falopi. Pada pria, gonore dapat menyebabkan kondisi yang menyakitkan yang disebut epididimitis dalam tabung melekat ke testis. Dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ini juga dapat membuat pria menjadi infertil. Jika tidak diobati, gonore juga dapat menyebar ke darah atau sendi. Kondisi ini dapat mengancam jiwa.

Pengobatan

Gonore dapat disembuhkan dengan pengobatan yang tepat.  Meskipun obat-obatan akan menghentikan infeksi, namun tidak akan memperbaiki setiap kerusakan permanen yang diakibatkan oleh penyakit tersebut. Jika resisten terhadap obat gonore meningkat maka pengobatan gonore menjadi lebih sulit. Jika gejala seseorang terus berlanjut selama lebih dari beberapa hari setelah menerima perawatan, ia harus kembali dirawat untuk dievaluasi kembali.

Pencegahan

Kondom lateks, jika digunakan secara konsisten dan benar, dapat mengurangi risiko terkena atau menularkan gonore. Cara yang paling benar untuk menghindari gonore adalah dengan tidak berhubungan seks dengan pasangan yang telah diuji dan diketahui terinfeksi gonore.