Glibenclamide/Glyburide – Dosis, Indikasi, dan Kontraindikasi

Glibenclamide-Glyburide-doktersehat
Source: HealthTap

Nama: Glibenclamide/Glyburide
Nama Dagang: Diabeta, Glynase
Kelas: Antidiabetes, Sulfonilurea

Dosis dan Indikasi
Obat untuk  Diabetes Mellitus Tipe 2

Tablet reguler

  • Dosis awal: 2.5-5 mg PO setiap hari
  • Dosis rutin: 1.25-20 mg peroral setial hari atau setiap 12 jam sehari
  • Jangan melebihi 20 mg/hari
  • Pertimbangkan pemberian dosis setiap 12 jam sebanyak >10 mg/hari

Tablet mikronisasi

  • Dosis awal: 1.5-3 mg peroral setiap hari
  • Dosis rutin: 0.75-12 mg peroral setiap hari
  • Jangan melebihi 12 mg/hari
  • Risiko pasien untuk hipoglikemia: 75 mg peroral setiap hari

Mengganti terapi insulin menjadi terapi glyburide

  • Jika dosis insulin yang sekarang <20 unit: Hentikan insulin and mulai terapi glyburide pada dosis 5-5 mg/hari (reguler) atau 1.5-3 mg/hari (mikronisasi)
  • Jika dosis insuiln yang sekarang 20-40 unit: Hentikan insulin and mulati terapi glyburide pada dosis 5 mg/hari (reguler) atau 3 mg/hari (mikronisasi)
  • Jika dosis insulin sekarang >40 unit: Kurangi dosis insulin 50% lalu mulai dosis glyburide 5 mg/hari (reguler) atau 3 mg/hari (mikronisasi); tingkatkan dosis glyburide 1.25-2.5 mg (reguler) atau 0.75-1.5 mg/hari(mikronisasi); kurangi dosis insulin secara bertahap, berdasarkan respon pasien terhadap kenaikan dosis glyburide

Modifikasi dosis

  • Gangguan ginjal: Jika CrCl <50 mL/menit; perlu kehati-hatian dalam penggunaan
  • Gangguan hati: Hindari pada gangguan hati berat. Pada gangguan hati ringan, dapat gunakan dosis awal dan dosis rutin biasa.

Efek Samping
Dengan frekuensi yang tidak diketahui:

  • Angioedema
  • Urtikaria
  • Ruam
  • Erupsi morbiliformis
  • Pruritus
  • Reaksi fotosensitivitas
  • Mulas
  • Vaskulitis (radang pembuluh darah)
  • Reaksi disulfiram-like
  • Hiponatremia
  • Nokturia (banyak pipis di malam hari)
  • Agranulositosis
  • Anemia hemolitik
  • Pansitopenia
  • Trombositopenia
  • Porfiria kutanea tarda
  • Arthralgia
  • Parestheia
  • Mialgia
  • Penglihatan kabur
  • Efek diuretik (minor)
  • Hipoglikemia
  • Mual/muntah
  • Ikterus kolestatik dan hepatitis, jarang, namun dapat berlanjut ke gagal hati

Peringatan
Kontraindikasi

  • Adanya hipersensitivitas; alergi sulfa
  • Diabetes tipe 1
  • Diabetic ketoacidosis (dengan atau tanpa koma)
  • Pemberian bersamaan dengan bosentan; akan meningkatkan risiko hepatotoksisitas

Perhatian

  • Pasien dengan risiko hipoglikemia berat: pasien usia lanjut, pasien deblitasi, atau malnutrisi atau dengan insufisiensi adrenal atau hipofisis
  • Pasien dengan stress karena infeksi, demam, trauma, pembedahan
  • Perhatian untuk insufisiensi ginjal atau hati
  • Perhatian pada pasien hamil/menyusui
  • Pemberian obat hipoglikemia oral telah dilaporkan berhubungan dengan peningkatan mortalitas kardiovaskuler jika dibandingkan dengan terapi diet saja atau diet dengan insulin
  • Anemia hemolitik dapat terjadi pada pasien defisiensi glukosa 5-fosfat dehidrogenase (G6PD) yang diterapi dengan agen sulfonilarea
  • Tidak ada penelitian klinis yang membuktikan penurunan risiko makrovaskuler dengan obat antidiabetes
  • Semua sulfonilurea mampu menyebabkan hipoglikemia berat

Kehamilan dan Menyusui
Keamanan untuk kehamilan: Kategori C.

Jenis kategori obat untuk kehamilan:

  • Kategori A: Secara umum dapat diterima, telah melalui penelitian pada wanita-wanita hamil, dan menunjukkan tidak ada bukti kerusakan janin
  • Kategori B: Mungkin dapat diterima oleh wanita hamil, telah melalui penelitian pada hewan coba namun belum ada bukti penelitian langsung pada manusia.
  • Kategori C: Digunakan dengan hati-hati. Penelitian pada hewan coba menunjukkan risiko dan belum ada penelitian langsung pada manusia
  • Kategori D: Digunakan jika memang tidak ada obat lain yang dapat digunakan, dan dalam kondisi mengancam jiwa.
  • Kategori X: Jangan digunakan pada kehamilan.
  • Kategori NA: Tidak ada informasi

Tidak direkomendasikan pada ibu menyusui karena belum ada data mengenai apakah obat memasuki ASI atau tidak.