Ginjal dan Zat Seng

DokterSehat.Com – Ginjal adalah organ tubuh yang menjadi penetral racun dan membuang banyak zat berbahaya. Dengan adanya ginjal, tubuh memiliki kemampuan menjaga keseimbangan mineral layaknya kadar seng pada tubuh. Kadar seng sendiri akan sangat baik dalam mempertahankan sistem kekebalan tubuh dengan cara membuat kadar protein yang sangaat dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, kadar seng dalam tubuh juga harus dijaga agar tetap seimbang mengingat seng yang berlebihan atau kekurangan tentu bisa membuat tubuh memiliki kadar racun yang tinggi.

doktersehat-gagal-ginjal-akut-penyakit-Hidronefrosis-kanker

Saat ginjal mengalami kerusakan, kadar seng dalam tubuh tentu sangat terganggu. Ginjal tidak bisa memberikan kemampuan terbaiknya sehingga kadar seng dalam tubuh pun cenderung berkurang. Jumlah seng yang berkurang akan membuat banyak radikal bebas menyerang tubuh dan membuat penyakit. Biasanya, ginjal yang rusak akan cenderung membuang banyak seng melalui urin yang bisa membuat kondisi ginjal juga semakin parah.

Disamping masalah kekurangan kadar seng, jika tubuh mengalami terlalu banyak kadar seng, ginjal juga bisa mengalami masalah batu ginjal. Selain batu ginjal, beberapa masalah yang jauh lebih berbahaya layaknya infkesi pada saluran kemih juga bisa terjadi jika tubuh mengalami kadar seng yang berlebihan, khususnya pada kaum hawa. Sementara itu, bagi kaum pria, kadar seng yang berlebihan bisa membuat prostat mengalami pembesaran yang berlebihan.

Dengan adanya berbagai gangguan kesehatan ini, maka kita tentu harus menjaga keseimbangan kadar seng dalam tubuh. Yang menjadi masalah adalah, seng tidak disimpan atau diproduksi dalam tubuh sehingga kita harus mendapatkan asupan seng yang cukup setiap harinya. Kaum wanita biasanya membutuhkan 8 miligram seng setiap hari dan pria setidaknya dalam sehari harus mendapatkan kadar seng 11 miligram. Tubuh mengalami kondisi seng yang berlebihan jika konsumsi seng melebihi 40 miligram per hari. Untuk memastikan kadar seng dalam tubuh cukup, kita bisa memakan makanan daging-dagingan layaknya daging unggas, daging sapi, atau makanan laut layaknya kepiting atau lobster. Hanya, harap diingat bahwa kita tidak boleh mengkonsumsi makanan tersebut secara berlebihan agar kadar seng tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga:  Mengapa Payudara Membengkak Saat Mulai Menyusui