Gigi Sensitif Bisa Mati Jika Terlalu Lama Diabaikan

DokterSehat.Com – Sebanyak 65% orang Indonesia mengalami gigi sensitif dan seringnya ditemukan di usia 30 – 45 tahun. Sayangnya, lebih dari 50% masyarakat Indonesia yang menyadari bahwa mereka memiliki gigi sensitif ini tidak melakukan tindak lanjut guna mengatasi gigi sensitif mereka, demikian menurut penelitian Pepsodent Sensitive Expert bekerja sama dengan Synovate dan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjajaran mengenai gigi sensitif.

18

Padahal, jika gigi sensitif dibiarkan terus menerus tanpa ada perawatan, akibatnya bisa fatal. Gigi bisa mati, ucap Drg. Zaura Rini Anggraini MDS., saat acara peluncuran dua varian terbaru Pepsodent Sensitive Expert di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jl. Garnisun Dalam, Semanggi, Jakarta, Rabu (5/06/2013).

Gigi sensitif umumnya disebabkan karena dentin (batas antara gigi dan gusi di bawah email) yang terbuka. Ketika dentin terbuka, rangsangan dari makanan atau minuman asam, panas, dingin atau manis akan langsung mengenai pulpa (berbentuk seperti ruangan pada gigi, berisi pembuluh darah dan syaraf-syaraf).

Kalau pulpa terus-terusan dirangsang akan membuat gigi mati steril, tambah dokter yang akrab disapa Rini ini.

Gigi yang mati karena rangsangan panas, dingin, asam atau kondisi ekstrem lainnya akan membuat daerah sekitarnya rusak. Sakit saat mengunyah dan dalam jangka waktu lama gigi akan menghitam.

Gigi yang hitam karena terjadi nekrosis, tidak adanya aliran darah. Pembuluh syaraf mati, sehingga berubah warnanya. Nantinya gigi jadi sangat rapuh, jelas Professional Relationship Manager Oral Care PT Unilever Indonesia, Tbk. Drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent, MDSc.

Apabila sudah terjadi kerusakan gigi yang cukup parah, Anda harus segera mengatasinya ke dokter gigi. Nantinya akan ada beberapa tindakan yang dilakukan, salah satunya perawatan saluran syaraf gigi.

Baca Juga:  Faktor Pemicu Terjadinya Gigi sensitif

Untuk mencegah gigi sensitif menjadi gigi mati, sebaiknya hindari mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, dingin, asam atau manis terlalu sering. Lakukan gerakan lembut saat menggosok gigi dan gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif untuk mengurangi rasa nyeri, serta melapisi email gigi agar tidak langsung terkena rangsangan.