Gejala Usus Buntu

DokterSehat.Com – Usus buntu merupakan bagian usus yang terletak dalam pencernaan Iada bersemayam didalam rongga perut, mengenai fungsi dan tugasnya belumlah diketahui dengan jelas di kalangan para ahli kesehatan. Namun usus buntu ini terkadang banyak sekali sel-sel yang berfungsi untuk pertahanan atau imunitas tubuh. Bila usus buntu ini infeksi atau biasa yang disebut dengan radang usus buntu, maka akan membuat pemiliknya amat merasakan sakit dan bisa menyebabkan kematian pendeerita bila terlambat melakukan pertolongan.



Dikatakan bahwa usus buntu itu sebenarnya terletak di sebelah kanan bawah perut, fungsinya diperkirakan untuk membantu ppertahanan tubuh dari serangan penyakit. Namun selama ia tidak meradang atau mengalami infeksi maka keadaanakan baik-baik saja, ia baru akan berbahaya bila mengalami infeksi. Pada awalnya kemungkinan peradangan tidaklah terlalu berat dan meluas sehingga orang masih dapat mengatasi radang usus buntu. Namun suatu saar ia menmbulkan rasa sakit yang luar biasa. Keadaan demikian menunjukkan penderita mengalami peradangan usus buntu yang kronis. Namun peradangan yang sangat sakit bagi penderitanya.

Pada tahap awal radang usus buntu dirasakan penderita dengan merasakan amat sakit, dinding usus buntu mengalami kebocora karena rapuh. Isi usus terjadi peradangan selaput dinding usus bagian luar , serta pembungkus usus itu. Disini usus sendiri akan sangat menderita dan biasanya tidak segera mendapat bantan dokter dengan cepat ia dapat menyebabkan kematian. Ia dapat pula ketika meradang itu, jaringan pertahanan usus menutup bagian usus buntu dan tengah meradang  untuk mencegah kebocoran. Kondisi ini dalat terbatas dari luar sebagai tumor. Penyebab radang usus buntudiperkirakan karena adanya makanan keras yang masuk ke usus buntu dan tidak bisa keluar lagi. Makanan yang dapat menyebabkan usus berkerut dengan cepat. Ini menyebabkan usus bukan sudah ada dan lebih mudah meradang.

Bahaya radang usus buntu yang berat menimbulkan jaringan disekitar yang berusaha untuk menutupinya, agar terpisahkan dari organ-organ penting di dalam perut. Ini merupakan salah satu usaha pertahanan tubuh menjaga tubuh tidak tercemar meradang. Bahaya peradangan usus buntu. Isi usus buntu meradang terkandung antaralain kuman yang berbahaya. Jika sampai kuman ini menyebar keseluruh rongga perlu makanan terdiri dari serat. Untuk menolong jiwa pederita maka perutnya itu harus dibuka dan dicuci bersih dengan air garam fisiologis.

Jadi akan sangat berbahay membiarkan usus buntu yang meradang di dalam perut. Kerugian yang ditimbulkannya bukan hanya kesakitan yang diperoleh tapi juga bahaya kematian yang mengancam bila tidak mendapat bangunan cepat dari dokter. Radang usus buntu dapat memberikan gejala komplit, tapi kadang-kadang yang muncul hanya satu gejala saja, gejala komplit biasanya adalah rasa sakit pada perut kanan bawah. Rasa sakit ini kadang-kadang dapat menjalar hingga daera kemaluan pada pria. Bahkan penderita saat itu tidak bisa berjalan karena sakitnya, sehingga untuk mengatasi usus itu dari pecah, perlu operasi segera.

Baca Juga:  Merasa Sakit Saat Berhubungan Intim

Gejala usus buntu :

  1. Rasa nyeri cepat memburuk
    Rasa sakit di bagian bawah perut ini bisa sangat intens, bahkan pada kasus yang cukup parah bisa membangunkan orang yang sedang tidur. Setelah itu tingkat keparahan nyeri akan meningkat dengan cepat, beberapa orang hanya dalam waktu hitungan jam.
  1. Demam dan menggigil
    Gejala usus buntu bisa meniru orang sakit perut yang disertai dengan demam, menggigil dan gemetar. Tapi jika demam lebih dari 39 derajat celsius dan disertai nyeri perut parah yang bisa membuat orang tidak dapat berdiri, ada kemungkinan itu usus buntu. 
  1. Rasa nyeri di pusar
    Sakit usus buntu biasanya terjadi di sisi kanan bawah perut. Tapi tanda pertama biasanya ketidaknyamanan di dekat pusar yang kemudian pindah ke perut bagian bawah kanan. Pada beberapa orang termasuk anak dan wanita hamil mungkin rasa sakitnya di berbagai bagian perut. Serta rasa sakit akan memburuk jika memindahkan kaki, batuk, bersin atau tersentak saat berkendara.
  1. Mual, muntah dan kehilangan nafsu makan
    Pasien bisa memiliki nafsu makan rendah selama beberapa hari yang disertai mual dan muntah ringan, jika membaik setelah 1-2 hari maka kemungkinan bukan usus buntu. Tapi jika memburuk dan disertai dengan demam serta nyeri kanan bawah sebaiknya segera mencari bantuan medis. 
  1. Perut kembung dan gas
    Jika pergi tidur dalam keadaan baik tapi bangun tidur dengan rasa sakit, sebaiknya berhati-hati. Serta jika perut sering merasa kembung dan penuh gas tapi mengalami kesulitan buang gas dan nyeri usus.
  1. Sakit saat melepaskan tekanan di bagian kanan bawah perut
    Dr Payne menuturkan ketika seseorang menekan bagian bawah perut dan merasa sakit saat melepaskan tekanan, sebaiknya tidak melakukannya lagi dan periksakan ke dokter karena kemungkinan terkait radang usus buntu. Terutama jika rasa sakit ini disertai dengan demam, mual atau gejala lain.
  1. Konstipasi (sembelit) atau diare
    Seperti banyak gejala lain, kondisi ini akan terjadi setelah orang mengalami sakit perut. Jika diare yang disertai dengan banyak lendir dan sakit perut kanan bawah, pergilah ke dokter.