Gejala Tipes Apa Saja Yang Perlu Dicermati

DokterSehat.Com – Penyakit tipes seringkali membuat penderitanya lemas tidak berdaya dan harus dirawat di rumah sakit. Ya memang gejala tipes kerap membuat penderitanya tidak sanggup melakukan aktivitas seperti biasa. Artikel ini akan membahas gejala-gejala tipes agar Anda bisa dibantu mengenalinya dan mendapatkan perawatan yang tepat.

9

Terdapat dua jenis utama tipes, yakni tipes endemik dan tipes epidemik. Tipes epidemik gejalanya lebih berat dibandingkan tipes endemik. Banyak masyarakat Indonesia yang salah mengira bahwa tipes dan tifoid adalah dua penyakit yang sama. Meskipun tipes dan tifoid sama-sama menyebabkan demam tinggi, namun penyebab, penyebaran, dan patologi dari kedua penyakit ini berbeda.

Tipes disebabkan oleh salah satu dari 3 jenis bakteri: Rickettsia typhi , Rickettsia prowazekii, atau Orientia tsutsugamushi. Tipes yang disebabkan Rickettsia prowazekii merupakan penyebab tipes epidemik dan disebarkan oleh kutu di badan manusia. Bakteri Rickettsia typhi menyebabkan tipes endemik dan disebarkan oleh tikus atau kutu kucing.

Sedangkan bakteri Orientia tsutsugamushi menyebabkan tipes scrub yang banyak terjadi di Asia, Australia, Papua Nugini, dan Kepulauan Pasifik. Bakteri ini disebarkan oleh kutu tungau. Binatang-binatang pembawa bakteri menularkan tipes dengan menggigit manusia, kemudian luka gigitan tersebut bisa masuk ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan bakteri berkembang disana.

Gejala tipes biasanya berkembang dalam jangka waktu satu sampai dua minggu setelah infeksi bakteri tipes terjadi. Gejala-gejala tersebut dapat bervariasi bergantung pada jenis infeksi tipes yang diderita.

Gejala tipes endemik mencakup: sakit kepala, demam tinggi (sekitar 40 derajat C), meriang, muncul bintik-bintik merah di dada dan perut, mual, muntah, dan diare. Beberapa orang juga mungkin menderita batuk dan nyeri sendi, perut, maupun nyeri punggung. Gejala tipes tersebut dapat berlangsung sampai 2 minggu dan akan mereda setelahnya.

Baca Juga:  Gula Atau Lemakkah Yang Lebih Cepat Membuat Gemuk?

Akan tetapi, gejala tipes epidemik bisa lebih parah daripada gejala-gejala tadi. Bintik-bintik merah dapat menyebar ke seluruh tubuh kecuali telapak tangan dan kaki. Pasien tipes epidemik bisa jadi juga mengalami gejala-gejala tambahan seperti perdarahan dalam kulit, mengigau, kehilangan kesadaran, tekanan darah rendah, dan syok yang bisa berakibat fatal bahkan kematian.

Diagnosis

Diagnosis didasarkan pada riwayat pasien seara klinis, pemeriksaan fisik, dan tes identifikasi jenis bakteri dengan biopsi bintik merah kulit, luka kulit, atau sampel darah. Penyakit tipes juga dapat didiagnosis setelah diobati dengan pemberian antibiotik.

Apabila Anda menduga sedang mengalami gejala-gejala tipes, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter. Dengan begitu dokter bisa melakukan diagnosis yang tepat dan memberikan pengobatan yang terbaik supaya penyakit tipes tidak bertambah parah. Jika tipes tidak didiagnosis dan terlambat ditangani, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi berbagai penyakit yang dapat berakibat fatal.