Gejala Penyebab Penyakit Diabetes dan Komplikasi Diabetes

DokterSehat.Com – Diabetes disebut juga sebagai penyakit kencing manis atau penyakit gula. Karena diabetes berhubungan erat dengan suatu organ tubuh yang disebut pankreas, maka pembahasan diabetes kali ini diawali dengan apa itu pankreas.

doktersehat-diabetes-gula-penyakit

Pankreas atau kelenjar ludah perut merupakan sebuah alat pencernaan yang berbentuk pipih dengan ukuran panjang 12,5 cm, lebar 2,5 cm dan berat 120 gr. Pankreas terletak di belakang perut dan melintang pada bagian belakang rongga perut (sedikit di bawah lambung). Fungsi utama dari pankreas adalah eksokrin dan endokrin, yaitu menghasilkan enzim-enzim pencernaan dan hormon penting lain seperti insulin.

Secara garis besar, pankreas terdiri dari dua bagian, salah satunya adalah bagian besar, yang bertugas dalam proses-proses pencernaan dengan pengeluaran enzim-enzimnya. Bagian dari pankreas yang lain adalah bagian kecil atau disebut juga ekor pankreas. Ekor pankreas memiliki fungsi yang berbeda karena bagian ini masuk pada susunan kelenjar endokrin. Bagian kecil dari pankreas ini mengeluarkan dua jenis hormon, yaitu insulin dan glukagon. Insulin dihasilkan di dalam sel-sel beta, dan glukagon dihasilkan oleh sel-sel alpha pada pankreas. Insulin adalah hormon yang sangat membantu tubuh untuk menyimpan makanan agar tidak hilang begitu saja di dalam air seni. Jadi hormon insulin sangat berhubungan erat dengan metabolisme di dalam tubuh.

Mengapa terjadi diabetes?
Pada orang normal, hormon insulin seharusnya dihasilkan dalam jumlah yang cukup. Kekurangan insulin menyebabkan naiknya kadar gula atau glukosa di dalam darah, sedangkan sel-sel tubuh tidak mendapatkan persediaan yang cukup dari makanan itu. Dalam kasus ini, kelebihan glukosa akan dibuang melalui air seni. Keadaan inilah yang disebut dengan diabetes. Jika hal ini berlangsung terus menerus, penderita akan menjadi lemah, dan bisa jadi menyebabkan kematian karena kekurangan zat-zat makanan.

Penyakit diabetes tergolong penyakit yang rumit. Disini bukan hanya pankreas saja yang terlibat, namun juga organ-organ dan hormon-hormon lain termasuk anak ginjal (adrenal), hipofise, gondok dan hati. Bila pankreas tidak menghasilkan insulin dalam jumlah yang cukup, atau bila alat-alat endokrin lainnya tidak memiliki keseimbangan, maka kadar gula akan naik melebihi keadaan normal dan terjadilah penyakit diabetes. Secara kasarnya, untuk bertahan hidup dengan keadaan itu (diabetes), si penderita harus melakukan salah satu dari dua hal berikut:

  • Mengurangi makannya
  • Atau ia harus menyediakan insulin dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi keperluan hidupnya.

Gejala
Bila penyakit diabetes sudah parah dan tidak dapat diatasi lagi, si penderita akan menderita rasa haus yang hebat. Berat badannya pun semakin berkurang meskipun ia selalu merasa lapar dan makan dengan lahapnya. Pada waktu yang sama, ia juga akan mengeluarkan air seni dalam jumlah yang banyak atau sering, ini karena zat-zat makanannya selalu terbuang dalam air seni itu. Jelas hal ini akan mengurangi daya tahan tubuhnya terhadap penyakit atau infeksi. Selain itu, penderita diabetes mungkin juga akan menderita penyakit kulit menahun, sekaligus perasaan lelah dan lemah. Luka sayat bahkan luka lecet sekalipun akan sulit sembuh.

Baca Juga:  Pelajari Lebih Lanjut Tentang Apa Itu Hipoglikemia

Pada awal penyakit, penderita diabetes umumnya tidak merasakan gejala-gejala hebat seperti itu, karena taraf-taraf awal gejala-gejalanya memang kadang tidak terlihat nyata. Kecuali mendapatkan pengobatan yang baik, keadaan ini akan bertambah parah, dan akan menemui kesulitan yang lebih besar. Bila terjadi pada orang yang lebih muda, kemungkinan penyakitnya akan lebih serius, dan biasanya penyakit diabetes pada orang muda akan lebih cepat berkembang dan hal ini tentu harus lebih cepat mendapatkan pengobatan yang tepat.

Para penderita diabetes sebaiknya menyadari bahwa mereka akan menderita penyakit ini untuk seumur hidup. Pada dasarnya, tidak ada penyembuhan untuk penyakit ini (secara medis). Penderita harus menyesuaikan hidup sesuai dengan kecacatan yang terjadi pada tubuhnya. Ia harus mengetahui dengan jelas apa yang boleh dan apa yang tidak boleh dilakukan. Dua bahaya yang cukup serius dan sering terjadi pada penderita diabetes adalah:

  • Acidosis diabetica, yang diakibatkan oleh insulin yang terlalu sedikit, atau makan terlalu banyak atau bisa juga disebabkan karena adanya suatu infeksi.
  • Insulin shock, yang timbul karena terlalu banyak mendapatkan insulin atau karena makan yang terlalu sedikit.

Penyakit komplikasi akibat diabetes
Untuk menghindari penyakit diabetes tersebut, ada baiknya jika anda menjaga berat badan agar seimbang. Jangan lupa Perbanyak aktifitas fisik sebab berbagai aktivitas dapat mengubah gula darah menjadi energi. Bagi anda yang memiliki riwayat keluarga diabetes, maka berhati-hatilah menjaga pola makan sebab faktor yang menyebabkan penyakit diabetes ini adalah pola makan salah yang diturunkan. Jagalah pikiran anda agar tidak stress dengan melakukan olahraga sebab stress dapat memicu kadar glukosa sehingga menjadikan anda lebih rentan terkena penyakit diabetes.

Lakukan tips diatas sebagai langkah pencegahan penyakit komplikasi akibat diabetes seperti jantung, saraf, ginjal, mata dan otak. Maka penting sedari dini melakukan cek rutin gula darah secara teratur. Dan yang terpenting adalah memiliki kemauan menjaga kesehatan dengan pola makan sehat, olahraga, istirahat cukup serta positive thinking agar terhindar dari penyebab penyakit diabetes.