Gejala Penyakit Berbahaya Ini Ternyata Masih Cenderung Kerap Kita Abaikan

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan menyebutkan bahwa masih banyak orang yang baru memeriksakan kondisi kesehatannya saat sudah dalam kondisi yang serius gara-gara tidak begitu memperhatikan gejala penyakit. Berikut adalah beberapa gejala penyakit yang masih kerap kita abaikan tersebut.

doktersehat-sakit-perut-mulas-Infeksi-Saluran-Kemih -isk

Tubuh mengeluarkan keringat dengan berlebihan
Normalnya, kita akan mengeluarkan keringat sebanyak 1 liter setiap harinya. Hanya saja, ada sebagian orang yang ternyata bisa mengeluarkan keringat dalam jumlah yang lebih banyak dan bahkan bisa mencapai 10 liter! Kondisi tubuh yang terus berkeringat selain karena aktifitas fisik atau stress ternyata bisa menjadi tanda dari hiperhidrosis, kondisi dimana kelenjar keringat pada tubuh terus aktif. Yang menjadi masalah adalah, hiperhidrosis ini bisa jadi adalah tanda dari masalah kesehatan yang lebih serius.

Perut kembung
Perut kembung kerap kali dianggap sebagai tanda bahwa kita sedang masuk angin atau salah mengkonsumsi makanan tertentu. Sayangnya, perut kembung bisa jadi adalah tanda dari penyaki celiac atau tumor fibroid. Sebagai informasi, penyakit celiac disebabkan oleh intoleransi pada protein gluten yang bisa ditemui di banyak makanan. Sementara itu, tumor fibroid adalah tumor non-kanker yang bisa ditemukan di sekitar rahim.

Kerap buang air kecil
Tak hanya karena banyak minum air, kerap buang air kecil bisa jadi disebabkan oleh inkontinensia atau kandung kemih yang terlalu aktif, infeksi urine, dan lain sebagainya.

Organ vital wanita berbau amis
Bau amis ini ternyata bisa disebabkan oleh vaginosis, kondisi dimana bakteri berkembang dengan sangat pesat pada area organ vital wanita. Jika masalah ini dibiarkan, dikhawatirkan wanita lebih beresiko terkena infeksi menular seksual atau gangguan kehamilan dan persalinan.

Gerakan usus yang terasa sakit
Kadangkala perut kita terasa sakit seperti adanya pergerakan hebat pada usus. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa hal ini bisa saja dipicu oleh wasir atau fisura, kondisi dimana bagian epidermis atau epital mengalami retakan tipis. Jika hal ini dibiarkan, bsia jadi area dubur bisa mengalami sembelit, pendarahan, hingga infeksi.