Gejala Kelebihan steroid androgenik Pada Pria dan wanita

DokterSehat.com – Kelebihan steroid androgenik (testosteron dan sejenisnya) merupakan suatu kondisi yang mengakibatkan virilisasi, dimana terjadi perkembangan ciri kejantanan yang berlebihan pada pria maupun wanita.



Kelebihan androgen yang bersifat ringan kerap terjadi, namun hanya mengakibatkan peningkatan pertumbuhan rambut (hirsutisme). Virilisasi yang jarang terjadi , hanya terjadi pada sekitar 1-2 kasus pada tiap 100.000 wanita.

Gejala dari virilisasi, meliputi:

  • Jerawat
  • Kebotakan
  • Pertumbuhan rambut di wajah dan tubuh
  • Otot membesar
  • Suara menjadi lebih berat

Pada wanita gangguanini bisa menyebabkan klitoris membesar, rahim mengkisut, siklus menstruasi berhenti, dan payudara mengecil. Pria dan wanita akan mengalami peningkatan gairah seksual.

Diagnosis akan ditegakkan berdasarkan gejala yang muncul. Suatu pemeriksaan dapat digunakan untuk menentukkan kadar steroid androgenik dalam air kemih. Bila kadarnya tinggi, maka selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan penekanan deksametason untuk membantu menentukan penyebabnya, apakah suatu kanker, pembesaran korteks adrenal (hiperplasia adrenal), atau tumor jinak (adenoma).

Untuk mendapatkan gambaran mengenai kelenjar adrenal dilakukan pemeriksaan CT scan atau MRI.

Adenoma yang memproduksi androgen dan kanker adrenal biasanya diatasi dengan mengangkat kelenjar adrenal.

Pada hiperplasia adrenal diberikan sejumlah kecil kortikosteroid (misalnya deksametason) , yang biasanya akan mengurangi pembentukan steroid androgenik. Tetapi jika dosis yang diberikan terlalu tinggi, obat ini juga bisa menyebabkan sindroma Cushing.