Gejala Kanker Prostat

Gejala kanker prostat adalah ditentukan oleh sudah ganasnya atau belum dari penyebarannya. Kanker prostat merupakan tumor ganas yang berkembang di dalam kelenjar prostat. Biasanya pria yang berusia lebih dari 50 tahun akan mengalami pembesaran prostat secara bertahap. Tapi, beberapa pria bisa mengalami pembesaran prostat abnormal yang diakibatkan oleh perkembangan sel prostat yang di luar kendali.

doktersehat-pria-skrotum-penis-masalah-kelamin-Pembesaran-Prostat-Jinak-gatal-hematuria-scrotoplasty-kanker-prostat-infeksi-menular-seksual

Sel yang bermutasi menjadi sel kanker bisa menyebar secara metastasis dari jaringan prostat ke bagian tubuh yang lain. Penyakit ini sering dialami pria yang berusia di atas 60 tahun. Namun, belum diketahui pasti apa penyebabnya, berikut ini beberapa faktor yang memicu munculnya kanker prostat:

  1. Faktor genetik
  2. Paparan logam kadmium
  3. Kegemukan
  4. Diet tinggi lemak dan rendah serat
  5. Pria kulit putih dan kulit hitam lenih berisiko terkena kanker prostat ketimbang pria Asia.

Gejala Kanker Prostat
Pembengkakan kelenjar prostat gejalanya hampir mirip dengan kanker prostat. Untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya diharapkan seorang pria segera memeriksakan diri jika mengalami gejala berikut ini:

  1. Sulit berkemih
    Tumor yang tumbuh dalam kelenjar menyebabkan kelenjar prostat di sekitar saluran kemih membesar. Akibatnya, urin yang keluar sedikit-sedikit atau sering muncul rasa ingin buang air tapi tidak ada urin yang keluar.
  2. Nyeri saat berkemih
    Tekanan tumor pada saluran kemih menyebabkan munculnya rasa nyeri. Kondisi ini bisa mengindikasikan adanya infeksi prostat yang disebut prostatitis. Gejala ini juga bisa menunjukkan adanya hiperplasia prostat yang bukan merupakan kanker.
  3. Keluar darah saat berkemih
    Jarang terjadi gejala keluarnya darah saat berkemih. Namun, hal ini tidak boleh diabaikan, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter walaupun hanya sedikit darah yang keluar.
  4. Sulit ereksi atau menahan ereksi
    Saat ereksi aliran darah menuju penis terhalang oleh tumor prostat sehingga mengakibatkan susah ereksi. Kondisi ini juga bisa menyebabkan tidak bisa ejakulasi setelah ereksi. Namun, gejala ini juga bisa disebabkan pembesaran prostat.
  5. Sulit BAB
    Tumor pada kelenjar prostat yang berada di bawah kandung kemih dan di depan rektum dapat mengakibatkan terganggunya pencernaan. Susah BAB yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan pembesaran prostat akibat penekanan kelenjar secara terus menerus.
  6. Nyeri terus-menerus di punggung bawah, panggul, atau paha bagian atas
    Kanker prostat kerap kali menyebar ke daerah-daerah seperti punggung bawah, panggul, dan pinggul sehingga rasa nyeri di bagian ini bisa mengindikasikan adanya gangguan.
  7. Sering berkemih di malam hari
    Segera periksakan ke dokter bila Anda lebih dari sekali terbangun di malam hari hanya untuk berkemih.
  8. Urin menetes
    Gejala ini mirip dengan mengompol atau inkontinensia urin. Urin tidak bisa ditahan sehingga keluar perlahan. Namun, jika keluar alirannya tidak cukup kuat.
  9. Usia di atas 50 tahun dan berisiko
    Pada usia lanjut pria akan berisiko terserang kanker prostat, terlebih bila Anda memiliki faktor risiko.
Baca Juga:  Manfaat Buah Semangka Untuk Pria

Gejala kanker prostat stadium lanjut meliputi:

  • Nyeri yang dalam atau kekakuan pada panggul, punggung bawah, tulang rusuk, atau paha atas; nyeri pada tulang daerah tersebut
  • Kehilangan berat badan dan nafsu makan, kelelahan, mual, atau muntah
  • Pembengkakan ekstremitas bawah
  • Kelemahan atau kelumpuhan pada tungkai bawah, sering sembelit

Panggil Dokter Anda Tentang Kanker Prostat Jika:

  • Anda memiliki kesulitan buang air kecil atau menemukan bahwa adanya sensasi menyakitkan atau berbeda dari yang normal; dokter harus memeriksa kelenjar prostat untuk menentukan apakah kelenjar prostat membesar, meradang dengan infeksi, atau kanker.
  • Anda memiliki sakit kronis di punggung bawah, panggul, paha atas, atau tulang lainnya. Nyeri di daerah-daerah tersebut dapat disebabkan oleh hal-hal yang berbeda, termasuk penyebaran kanker prostat.
  • Anda mengalami penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan.
  • Bengkak di kaki Anda.
  • Kelemahan di kaki Anda atau kesulitan berjalan, terutama jika Anda juga memiliki sembelit.

Jika hasil pemeriksaan prostat spesifik antigen (PSA) atau ujian rektal digital (DRE) menunjukkan bahwa Anda mungkin memiliki kanker prostat, dokter akan melakukan biopsi untuk mengetahui dengan pasti.
Kanker prostat dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat yakni dengan rajin berolahraga, mengonsumsi banyak sayur dan buah yang kaya antioksidan, serta mengurangi makanan berlemak. Selain itu, hindari pula kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi alkohol.