Gejala HIV Dan Bahayanya

doktersehat-stres-kerja-emosi-depresi

DokterSehat.Com– Setelah satu atau dua bulan virus HIV memasuki tubuh, 40-90 persen orang yang terinfeksi mengalami gejala yang mirip dengan gejala flu yang disebut acute retroviral syndrom (ARS). Meski begitu, gejala terinfeksi HIV bisa tak terdeteksi sampai bertahun-tahun kemudian.

Di bawah ini akan dijelaskan beberapa gejala HIV antara lain:

  • Gejala HIV yang pertama yaitu menurunnya konsentrasi sehingga sulit untuk bekerja dengan baik.
  • Terjadi pembengkakan yaitu pada kelenjar getah bening.
  • Gejala HIV berikutnya yaitu batuk yang tidak kunjung sembuh hingga lebih dari satu bulan.
  • Kesadaran yang menurun yang disebabkan karena gangguan sistem saraf.
  • Mengalami kandidias orofaringeal dan herpes zoster yaitu berupa bintil-bintil kecil yang berisi cairan, mengembung dan berwarna merah pada kulit.
  • Selain Gejala HIV diatas, ada juga Gejala HIVyang lain yaitu pada alat kelamin wanita terjadi infeksi jamur yang berulang kali.
  • Pada permukaan kulit terjadi peradangan yang mengakibatkan kulit menjadi bersisik yang sangat parah dan kulit menjadi kemerahan. Banyak¬† panas yang keluar¬† melalui kulit yang rusak sehingga akan merasa dingin tetapi sebenarnya tubuh terkena demam.
  • Gejala HIV berikutnya yaitu selama interval waktu lebih dari satu bulan akan mengalami demam yang tak kunjung sembuh.
  • Terserang diare yang kronis selama lebih dari satu bulan.
  • dalam kurun waktu satu bulan terjadi penurunan berat badan hingga lebih dari 10 persen.
  • Akan terjadi retinitis virus sitomegalo yang dapat membahayakan pengelihatan.
  • Gejala HIV berikutnya yaitu mengalami penurunan sistem imun sehingga menyebabkan infeksi organisme.
  • Gejala HIV yang terakhir yaitu area otot yang terjangkit akan terasa sakit dan kulit akan melepuh yang diakibatkan oleh herpes simplex.