Gejala-Gejala Sleep Apnea

DokterSehat.Com – Sebagian masyarakat mengalami gangguan pada tidur yang bisa sangat mengganggu. Sebagai contoh, banyak orang yang mengalami gangguan insomnia atau mid-insomnia yang membuatnya terjaga dan kekurangan waktu tidur. Sebagian orang lainnya akan mengalami gangguan tidur layaknya mengorok atau sleep apnea dimana alih-alih membuat penderitanya kekurangan waktu tidur, mengorok atau sleep apnea bisa menggangu orang lain, khususnya pasangan yang tidur satu ranjang dengan penderitanya.

doktersehat-tidur-lampu-menyala

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Saskatchewan menyebutkan jika dari 124 partisipan yang dicurigai mengalami gangguan tidur, maka mereka telah mengalami sikutan atau tamparan dari pasangannya karena sangat merasa terganggu dengan dengkuran yang dikeluarkan oleh penderitanya. Yang menjadi masalah adalah, banyak masyarakat yang menganggap jika dengkuran hanya menjadi masalah gangguan suara saja. Padahal, sleep apnea tidak bisa dianggap sebagai hal yang ringan karena bisa meningkatkan resiko terkena masalah tekanan darah tinggi. Dalam beberapa kasus, penderita sleep apnea mengalami nafas yang terhenti di saat tidur yang tentu sangat mengerikan. Sayangnya, 80 persen penderita sleep apnea justru tidak menyadari jika dirinya mengalami gejala-gejala gangguan tidur seperti sebagai berikut.

Penderita sleep apnea memang bisa mendapatkan waktu tidur yang cukup, yakni 7 hingga 8 jam perhari, namun, gangguan tidur yang dialaminya justru membuatnya kurang segar di pagi hari dimana saat terbangun, penderitanya akan merasa sangat haus, tenggorokan kering, dan sakit kepala. Selama seharian, suasana hatinya cenderung tidak stabil dan sangat depresi. Ia juga cenderung sulit untuk berkonsentrasi, mudah lelah, dan sangat lesu. Tekanan darahnya pun akan cenderung lebih tinggi.

Jika anda mengalami gejala-gejala ini, cobalah untuk berkonsultasi dahulu pada pasangan anda apakah ada tanda-tanda gangguan tidur yang sangat mengganggu. Jika iya, bisa jadi anda mengalami sleep apnea yang tentu saja harus segera diperiksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat.