Gejala dan Penyebab Infeksi Pada Saluran Kemih Pria

DokterSehat.Com – Saluran kemih pada manusia berfungsi untuk membuang berbagai macam zat dari tubuh dan juga dapat menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh. Pada orang normal, urin bersifat steril dari kuman namun terkadang kuman dapat masuk dari saluran kemih bagian luar (uretra). Oleh karena kuman sering berasal dari luar maka infeksi saluran kemih lebih sering pada saluran kemih bagian bawah ( uretra dan kandung kemih), namun tidak jarang infeksi juga dapat mengenai saluran kemih atas , misalnya ginjal.

shutterstock_85934089 copy

Faktor faktor yang dapat meningkatkan risiko pria terkena infeksi saluran kemih :

  1. Hambatan / bendungan pada saluran kemih, misalnya pada batu saluran kemih, pembesaran prostat, ujung penis yang tertutup pada pria yang tidak disunat. Hambatan pada saluran kemih tersebut berdampak pada terganggunya aliran urin yang seharusnya dibuang oleh tubuh. Aliran urin yang terganggu membuat kuman dapat masuk melalui saluran kemih bagian bawah yang akhirnya dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.
  2. Penggunaan kateter atau saluran kencing
  3. Seseorang dengan penyakit yang menyebabkan gangguan kekebalan tubuh akan mudah terserang berbagai penyakit, salah satunya infeksi slauran kemih.
  4. Kelainan pada saluran kemih, contohnya pada gangguan persyarafan di kandung kemih atau yang sering disebut neurogenic bladder, ganggua tersebut menyebabkan gangguan pengosongan kandung kemih, sehingga kuman juga mudah masuk dan menyebabkan infeksi.

Tanda dan gejala

  1. Rasa ingin berkemih yang lebih sering dari biasanya tetapi urin yang dikeluarkan hanya sedikit atau bahkan tidak ada.
  2. Rasa sakit atau nyeri pada saat berkemih
  3. Rasa panas saat berkemih
  4. Tidak dapat menahan rasa ingin berkemih
  5. Jika infeksi mengenai ginjal dapat disertai nyeri pada pinggang, demam, bahkan bisa menimbulkan gejala saluran cerna yaitu mual dan muntah
Baca Juga:  3 Cara Pencegahan Kanker Hati

Jika seorang pria memiliki tanda dan gejala serta faktor risiko diatas, segeralah ke dokter untuk memeriksakan lebih lanjut agar dokter dapat memberikan obat secepat mungkin dan sesuai dengan indikasi agar penyakit anda segera membaik.