Gejala dan Pencegahan Hepatitis A

DokterSehat.Com – Hepatitis atau radang pada hati dapat disebabkan berbagai macam hal diantaranya adalah virus hepatitis A. Yang sekarang marak diperbincangkan, hepatitis A ini adalah suatu penyakit menular, yang penularannya melalui makanan minuman atau peralatan sehabis makan atau minum, atau kita sebut dengan penularan melalui fekal oral.

doktersehat-Ehrlichiosis-bakteri-kutu

Apa saja gejalanya ?

Gejala-gejala termasuk terasa lemas, demam, mual, nafsu makan menurun, perut terasa sebah, diikuti dengan air seni berwarna pekat, tinja pucat, dan penyakit kuning (mata dan kulit menjadi kuning). Onset penyakit ini kurang lebih 1 sampai 3 minggu (walaupun gejala dapat berlanjut lebih lama).

Bagaimana mendiagnosis hepatitis A?

Menurut WHO, untuk mendiagnosis hepatitis A selain berdasarkan gejala dan pemeriksaan fisik, dapat dilakukan pemeriksaan enzim hati yakni SGPT dan SGOT, alkaline phosphatase, dan lain-lain. Selain itu, dapat dilakukan pemeriksaan antibodi IgM, IgG, dan IgA. Test yang spesifik menunjukkan virus hepatitis A adalah pemeriksaan IgM HAV. Apabila pemeriksaan tes lab tidka tersedia makan bukti epidemiologi atau frekuensi kesakitan di daerah tersebut dapat digunakan untuk menunjang diagnosis.

Bagaimana penyakit ini dicegah?

  • Vaksinasi, direkomendasikan untuk kelompok-kelompok berikut yang memiliki risiko lebih tinggi contoh orang yang merawat atau tinggal satu rumah dengan penederita hepatitis A, petugas kesehatan, dan lain-lain
  • Budayakan hidup bersih, misalnya berak di jamban, cuci tangan sebelum dan sesudah makan atau sesudah BAB atau BAK, makan makanan yang sehat dan bersih, serta masak air untuk diminum
  • Jangan memakan makanan atau minuman untuk orang lain ataupun menggunakan alat makan atau alat minum yang sama dengan orang lain

Bagaimana terapi untuk penyakit ini?
Tidak ada perawatan spesifik untuk hepatitis A. Pencegahan adalah cara yang paling efektif untuk melawan penyakit ini. Terapi yang diberikan bersifat suportif karena penyebab penyakit ini adalah virus, sehingga dapat sembuh sendiri. Pengobatan hanya untuk mencegah supaya penyakit ini tidak menjadi berkepanjangan. Melarang penderita untuk mengkonsumsi minuman atau makanan yang mengganggu fungsi hati contoh minuman beralkohol.