Hiperglikemia – Gejala dan Kondisi yang Mengancam Jiwa

Kadar gula darah yang tinggi itu sendiri merupakan gejala diabetes. Namun, seseorang yang mengalami hiperglikemia mungkin tidak memiliki gejala sama sekali.

doktersehat-sesak-nafas-asma

Gejala umum bisa meliputi:

  • Mulut kering
  • Haus
  • Sering buang air kecil
  • Kencing di malam hari
  • Pandangan yang kabur
  • Kulit kering dan gatal
  • Keletihan atau kantuk
  • Penurunan berat badan
  • Meningkat nafsu makan

Jika hiperglikemia menetap selama beberapa jam dan menyebabkan dehidrasi, gejala lain mungkin terjadi, seperti:

  • Sulit bernafas
  • Pusing saat berdiri
  • Berat badan turun dengan cepat
  • Sering mengantuk dan kebingungan
  • Tidak sadar atau koma

Jika tidak diobati, hiperglikemia dapat menyebabkan kondisi yang disebut ketoasidosis, juga dikenal sebagai ketoasidosis diabetes (DKA) atau koma diabetes. Hal ini terjadi karena tubuh memiliki insulin yang tidak mencukupi untuk mengolah glukosa menjadi bahan bakar, sehingga tubuh memecah lemak untuk digunakan menjadi energi. Saat tubuh memecah lemak, keton diproduksi sebagai produk sampingan. Beberapa keton dieliminasi melalui urine, tapi tidak semuanya. Sampai pasien direhidrasi ulang (diberi cairan lagi), dan insulin yang adekuat dipulihkan, keton tetap berada di dalam darah. Keton dalam darah menyebabkan mual, sakit kepala, kelelahan, atau muntah.

Ketoasidosis mengancam jiwa dan menuntut penanganan segera
Gejalanya meliputi:

    • Sesak napas
    • Mual dan muntah
    • Mulut kering
    • Nafas yang berbau buah
    • Sakit perut

Kapan harus mencari perawatan kesehatan gula darah tinggi (hiperglikemia)?
Jika hiperglikemia berlanjut paling sedikit dua atau tiga hari, atau jika keton muncul dalam urin, hubungi dokter.

Umumnya, penderita diabetes harus menguji kadar gula darahnya setidaknya empat kali sehari: sebelum makan dan menjelang tidur (atau mengikuti jadwal yang disarankan oleh rencana perawatan diabetes individu yang ditentukan). Urin harus diperiksa keton kapan saja kadar gula darahnya di atas 250 mg/dL.

Baca Juga:  Hiperglikemia - Ulasan Singkat

Bila gula darah tetap tinggi meski mengikuti diet diabetes dan rencana perawatan, hubungi perawat, petugas kesehatan, atau dokter untuk penyesuaian makanan.

Jika gula darah tinggi karena sakit, periksa keton dan hubungi profesional kesehatan.

Carilah perawatan medis segera untuk kondisi ini:

  • Muntah
  • Kebingungan
  • Kantuk
  • Sesak napas
  • Dehidrasi
  • Kadar gula darah yang bertahan di atas 160 mg/dL selama lebih dari seminggu
  • glukosa lebih tinggi dari 300 mg/dL
  • Adanya keton dalam urin
  • Ketoasidosis atau koma diabetes adalah keadaan darurat medis. Hubungi 119 atau unit gawat darurat untuk transportasi darurat ke rumah sakit