Gaya Keren Dan Gaul Tetapi Berisiko Untuk Kesehatan Anda

DokterSehat.Com – Memang ada harga mahal yang harus dibayar jika ingin tampil gaya dan tak ketinggalan mode. Harga mahal itu tak hanya diukur dengan uang, tetapi juga dari segi kesehatan. Berbagai fashion terkini seperti jins ketat dapat membahayakan kesehatan, seperti nyeri, sakit, infeksi bakteri dan mati rasa.



Berikut adalah beberapa risiko fashion yang patut disadari sehingga dapat menghindari diri sendiri dari sakit dan cedera :

  • Anting
    Wall Street Journal melaporkan bahwa sekitar 20% tindikan di tubuh berkembang menjadi infeksi bakteri. Selain itu, perhiasan atau aksesori yang mengandung nikel yang dapat menyebabkan ruam bagi orang yang memiliki alergi nikel. Selain itu, berat anting juga menjadi masalah. Bila dipakai terlalu sering, dapat menarik lubang anting atau bahkan merobek daun telinga. Cedera ini memerlukan waktu lama untuk sembuh dan diperbaiki.
  • Dasi
    Ikatan dasi yang ketat dan kerah baju yang kecil bisa mengganggu sirkulasi darah ke kepala, sehingga menyebabkan sakit kepala, penglihatan buram dan telinga terasa geli. Statistik menemukan, 67% pria membeli kemeja yang terlalu kecil bagian lehernya, demikian laporan Wall Street Journal.

    Kerah yang kecil akan membatasi gerakan leher dan meningkatkan ketegangan otot di punggung dan bahu. Yang lebih parah lagi, karena tidak dicuci sesering pakaian lainnya, dasi bisa penuh dengan kuman penyakit.

  • Pakaian thong
    Thong serupa dengan bikini, tapi lebih minim karena hanya mengunakan pengait yang seperti seutas tali. Dengan mengenakan pakaian ini, jahitan yang kasar dapat menyebabkan gesekan kecil di kulit yang sensitif. Gesekan ini menyebabkan pertumbuhan jamur dan infeksi bakteri.

    Suhu panas dan aktivitas yang banyak bergerak membuat infeksi menjadi lebih buruk. Sebaiknya lindungi kulit dengan produk seperti Aquaphor, minyak vitamin E, minyak safflower atau minyak zaitun, kata Dr Deborah Coady dari SoHo Obstetrics and Gynecology.

  • Stiletto
    Sepatu yang sempit dengan hak tinggi mendatangkan banyak kerugian bagi kesehatan, yaitu dapat merubah bentuk telapak kaki, jari kaki menjadi bengkok, merusak saraf, patah tulang, dan keseleo pada pergelangan kaki.

    Semakin tinggi tumit sepatu, maka semakin besar berat badan yang dilemparkan ke depan dan ditempatkan pada kaki, sehingga menyebabkan rasa sakit. Kuncinya adalah membatasi pemakaian stiletto atau pakai sepatu dengan lengkungan yang kuat dan distribusi berat badan yang baik, kata John E. Mancuso, ahli penyakit kaki dari New York City.

  • Celana jeans ketat
    Celana ketat atau ikat pinggang yang terlalu ketat dapat menyebabkan gangguan saraf tertekan, mati rasa dan gangguan pencernaan. Dr Octavio Bessa dari Stamford, Connecticut, menciptakan istilah sindrom celana ketat.

    Dr Bess melihat banyak pasiennya mengalami ketidaknyamanan perut, kembung dan mulas karena mengenakan pakaian yang tidak pas. Diagnosisnya diketahui dengan membandingkan ukuran celana dengan lingkar perut. Biasanya ada perbedaan sebesar 7,5 sentimeter atau lebih.