Gaya Hidup Yang Buruk Bisa Menambah Resiko Kanker

DokterSehat.Com – Terdapat sebuah mitos yang dulu banyak dipercaya oleh masyarakat dimana penyakit kanker sangatlah identik dengan penyakit yang menyerang orang kaya saja. Kini, melihat banyak sekali orang biasa yang juga terkena kanker  dengan kondisi yang sangat parah tentu membuat semua orang menjadi lebih waspada dengan penyakit ini. Tercatat, pada tahun 2012 saja terdapat 14,1 juta penderita kanker baru dimana 8,2 juta orang juga telah meninggal akibat penyakit mengerikan ini. Meningkatnya jumlah orang yang terkena kanker menimbulkan sebuah pertanyaan besar; Apakah jumlah orang yang melakukan gaya hidup yang tidak sehat semakin banyak?

doktersehat-hipertensi-tekanan-darah-tinggi-jantung-stroke

Lindsey Torre, seorang pakar epidemiologi dunia telah melakukan sebuah analisis tentang penyebaran penyakit kanker ini. Torre menemukan fakta dimana terdapat banyak sekali faktor yang menyebabkan munculnya penyakit kanker. Namun, kini negara-negara maju cenderung mengalami penurunan jumlah warga yang terkena kanker. Sementara itu, negara-negara berkembang dan cenderung miskin justru mengalami peningkatan jumlah warga yang terkena kanker, seperti di Indonesia contohnya. Torre juga menemukan fakta dimana kanker yang paling sering ditemui di dunia adalah kanker paru-paru, kanker payudara, kanker hati, hingga kanker tiroid.

Gaya hidup yang buruk dan tidak sehat dimana masyarakatnya semakin menyukai konsumsi makanan cepat saji, makanan manis, dan minuman bersoda. Selain itu, kecenderungan masyarakat modern yang semakin jarang bergerak dan berolahraga juga akan menambah resiko terkena kanker. Torre sendiri menghimbau masyarakat, khususnya yang berada di negara-negara berkembang untuk lebih mengendalikan kebiasaan merokok dan alkohol. Selain itu, konsumsi makanan harian juga harus diperhatikan. Selain itu, pakar kesehatan di setiap negara juga harus lebih sering mempromosikan deteksi dini kanker yang bisa membuat penderitanya melakukan pencegahan dengan jauh lebih baik.