Gaya Hidup Untuk Mencegah Kanker Pankreas

Dokter Sehat – Kanker pankreas merupakan salah satu penyakit yang mematikan, karena sulit dideteksi sejak dini dan pertumbuhannya pun cukup cepat. Biasanya penderita akan mengalami gejala seperti sakit perut atau mual, hal ini terjadi karena tumor semakin membesar dan menekan organ di sekitarnya. Rasa sakit ini akan bertambah setelah makan atau saat berbaring. Selain itu, berat badan penderita akan turun drastis karena sel-sel kanker mengalahkan sel-sel yang sehat.

18

Kanker pankreas juga dapat menurunkan kemampuan tubuh untuk mencerna dan menyerap makanan, gejala lainnya adalah menguningnya kulit dan bola mata karena tingginya kandungan bilirubin, yaitu pigmen kuning yang dihasilkan oleh pemecahan hemoglobin (Hb) di dalam liver. Pada tahap selanjutnya, penderita akan merasakan gatal-gatal, mual, dan muntah hingga depresi yang parah. Gejala yang nampak ini merupakan tanda bahwa penyakit ini sudah mencapai tingkatan yang parah dan sulit untuk diobati.

Meskipun faktor keturunan memainkan peran besar dalam munculnya kanker pankreas (sekitar 10% dari kasus kanker pankreas karena keturunan), namun sebagian besar kasus kanker ini diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang baik. American Cancer Society menyatakan bahwa, sekitar 30% dari semua kasus kanker pankreas disebabkan oleh kebiasaan merokok. Terlalu sering mengonsumsi makanan hewani, kurangnya konsumsi sayuran dan buah-buahan, obesitas, dan kurang aktivitas fisik juga turut meningkatkan risiko penyakit ini.

Selain faktor di atas, faktor usia juga berperan besar dalam meningkatkan risiko kanker pankreas. Usia di atas 60 tahun dan orang kulit hitam lebih berpotensi terkena kanker pankreas dari pada orang kulit putih dan Asia. Perempuan, penderita diabetes, dan orang-orang yang menjalani operasi untuk tukak lambung juga cenderung lebih berisiko.

Kebiasaan merokok, sebagai salah satu pemicu penyakit ini, harus Anda hilangkan. Asap rokok mengandung begitu banyak zat karsinogen yang dapat memicu tumbuhnya sel kanker. Jika Anda kelebihan berat badan, turunkanlah, karena kelebihan berat badan juga turut memicu terjadinya kanker pankreas.

1.Hentikan Kebiasaan Merokok
Merokok bisa menyebabkan kanker paru-paru, di Amerika, kanker paru-paru merupakan penyakit paling mematikan di antara penyakit kanker yang lain. Kanker paru-paru menyebabkan hilangnya 3.000 nyawa per hari di dunia, dan 90 % dari jumlah ini diakibatkan kebiasaan merokok.

2.Turunkan Berat Badan Anda
Selain tidak baik untuk kesehatan jantung, kelebihan berat badan atau obesitas juga dapat memicu timbulnya penyakit kanker seperti, kanker payudara, kanker pankreas dan kanker ginjal. Jika Anda kelebihan berat badan, usahakan sebaik mungkin untuk menguranginya dengan pola makan sehat dan olahraga teratur.

Baca Juga:  Daftar Makanan Penting Pencegah Kolesterol

3.Aktif Bergerak
Segala macam aktivitas fisik yang membuat tubuh Anda aktif bergerak dapat mengurangi risiko kanker, olahraga teratur adalah salah satu cara efektif mencegah serangan kanker. Dengan berolahraga secara teratur, Anda dapat menurunkan risiko kanker 30-50%.

4.Konsumsi Makanan Sehat
Banyak sekali manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menjaga pola makan Anda tetap sehat, selain dapat menurunkan berat badan, makanan sehat juga berguna untuk menurunkan risiko kanker, contohnya adalah buah-buahan seperti tomat, semangka dan buah lain yang mengandung lycopene, yang efektif untuk menurunkan risiko kanker prostat.

5.Jauhi Minuman Keras
Jika Anda ingin terbebas dari kanker, hentikan segera kebiasaan minum minuman keras. Alhokol yang terdapat pada minuman keras dapat meningkatkan risiko kanker seperti, kanker mulut, tenggorokan, dan esophagus. Risiko akan meningkat 2 kali lebih besar jika Anda gabungkan konsumsi alkohol dengan kebiasaan merokok.

6.Hindari Stress
Stress memang tidak memiliki keterkaitan secara langsung dengan risiko kanker. Tapi, saat Anda stress, ada kecenderungan untuk melakukan kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, minum minuman keras, makan berlebihan dan sebagainya. Kebiasaan inilah yang dapat meningkatkan risiko penyakit kanker.

7.Lakukan Pemeriksaan Medis
Anda bisa memeriksakan kondisi Anda kepada dokter ahli untuk mengetahui apakah Anda berisiko terkena penyakit kanker, Pemeriksaan medis biasanya dilakukan dengan menggunakan metode seperti, pap smear atau colonoscopy. Metode ini dapat membantu mendeteksi perubahan pre kanker yang jika tidak diobati, dapat berkembang menjadi kanker serviks atau kanker usus besar.

8.Ketahui Riwayat Medis Keluarga Anda
Dengan mengetahui riwayat medis keluarga, Anda dapat mengetahui apakah Anda berisiko penyakit kanker atau tidak. Para ahli mengatakan bahwa, dengan mengetahui riwayat medis keluarga, Anda akan lebih mudah mendeteksi dan mengatasi risiko kanker lebih dini, sehingga Anda dapat terhindar dari serangan kanker yang mematikan.

Turunkan risiko penyakit kanker Anda dengan menerapkan pola hidup sehat, dan mulai menghindari kebiasaan yang tidak sehat. Konsultasikan dengan dokter Anda untuk mengetahui perkembangan kesehatan Anda secara rutin, dan untuk deteksi dini jika Anda mengalami gejala-gejala yang berhubungan dengan kanker.