Gara-Gara Tersedak Bakso Saat Dititipkan di Daycare, Bocah Ini Meninggal Dunia

DokterSehat.Com – Sebuah kejadian mengenaskan muncul di daycare atau tempat penitipan anak-anak di Washington DC. Hanya gara-gara tersedak bakso, seorang anak di tempat penitipan anak ini akhirnya meninggal dunia. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

doktersehat-anak-tenggorokan-tersedak

Anak yang tidak disebutkan namanya ini dititipkan di daycare sejak pagi seperti biasanya karena sang ibu harus bekerja sebagai akuntan di Departemen Tenaga Kerja kota tersebut. Namun, pada hari Selasa kemarin, sebuah hal yang tidak biasa terjadi. Sang ibu tiba-tiba saja mendengarkan sebuah panggilan dengan nada panik dari para petugas daycare melalui rekaman mesin penjawab telepon. Sang ibu pun segera bergegas menuju daycare untuk melihat kondisi anaknya. Sayangnya, sang bocah sudah dilarikan ke rumah sakit melalui ambulans. Saat di dalam perjalanan inilah nyawa sang anak akhirnya tak tertolong lagi.

Nenek dari sang bocah malang, Cheryl McCarthy, menyebutkan jika cucunya tersedak saat makan bakso di daycare. Para petugas dari daycare tersebut sebenarnya sudah melakukan penyelamatan pertama dengan metode CPR dan juga manuver Heimlich sebelum menelepon ambulans, namun semua hal tersebut ternyata tidak cukup untuk menolong nyawa sang bocah.

Pihak Daycare yang bernama The Esther Peterson Child Development Center, mengaku jika mereka sangat terpukul dengan kejadian ini dan berbelasungkawa pada pihak keluarga. Mereka pun berjanji untuk melakukan kerjasama yang diperlukan andai pihak berwenang meminta keterangan.

Pakar kesehatan dr. Dita Elvina menyebutkan jika orang tua sebaiknya tidak menyepelekan anaknya andai tersedak makanan. Jika hal ini terjadi, udara tidak akan bisa memasuki saluran pernafasan dan hal ini bisa membuat otak mengalami kekurangan oksigen. Andai tidak segera ditangani dengan benar, maka anak bisa membiru, tak sadarkan diri, terkena stroke, atau bahkan meninggal dunia.

Saat anak tersedak, pastikan anak bisa batuk agar benda yang menghalangi saluran pernafasannya bisa menghilang. Jika tidak, cobalah untuk tengkurapkan anak dan tepuk-tepuk punggungnya agar sumbatan pada tenggorokannya bisa lepas. Selain itu, kita juga bisa melakaukan metode CPR untuk menyelamatkan anak dari masalah yang jauh lebih berbahaya.