Gara-Gara Obat Kutu Rambut, Kakak Beradik Dari Boyolali Ini Meninggal Dunia

DokterSehat.Com– Pakar kesehatan berkali-kali memperingatkan semua orang untuk berhati-hati saat memilih obat karena bisa jadi obat yang kita beli memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Sebagai contoh, banyak obat yang ternyata memiliki kandungan kimia yang berbahaya bagi kesehatan anak.



Adalah sebuah keluarga yang berasal dari Boyolali yang harus menerima nasib buruk akibat salah memberikan obat bagi anaknya. Bagaimana tidak, obat kutu yang seharusnya tidak berbahaya justru membuat dua orang anak dari keluarga tersebut meninggal dunia.

Sang ibu, Rustiyani, membeli obat kutu pada hari Jumat, 25 Agustus 2017 untuk diberi pada tiga putrinya, Klarisa (12 tahun), serta Shaqilla dan Khamila yang berusia 9 dan 5 tahun. Obat kutu ini diharapkan bisa menghilangkan kutu rambut yang sangat mengganggu ketiga anak tersebut. Sayangnya, satu jam setelah menggunakannya, Rustiyani dan ketiga buah hatinya mengalami gejala seperti mual-mual, pusing, dan juga lemas. Kondisi mereka terus memburuk sehingga pada jam 23:00 dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, Shaqilla akhirnya meninggal dunia dan disusul Khamilla pada keesokan harinya sementara sang ibu dan Klarisa masih dirawat dengan intensif di rumah sakit.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa obat kutu rambut yang dipakai keluarga ini ternyata memiliki kandungan pestisida yang berbahaya bernama diazinon. Pestisida ini ditujukan untuk membasmi kutu loncat, kutu putih, dan hama lain yang biasa menghisap kakao. Yang menjadi masalah adalah, kandungan kimia pestisida ini bisa menyebabkan alergi atau bahkan keracunan karena bisa meresap melalui kulit kepala.

Melihat adanya fakta ini, berhati-hatilah selalu dalam membeli obat dan pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker agar bisa mengetahui obat apa yang aman untuk digunakan.