Gara-gara Menggelitiki, Sang Kakak Justru Menemukan Kanker Langka Pada Adiknya

DokterSehat.Com – Adalah hal yang normal jika diantara kakak dan adik akan saling bercanda dan bahkan menjahili satu sama lain. Selain bisa membuat hubungan emosional semakin erat, saling bercanda juga bisa membuat mereka menghabiskan banyak waktu untuk bersama, khususnya jika masih dalam usia anak-anak. Namun, apa yang terjadi pada dua bersaudara Amy East dan Aaron East, dua bersaudara dari Chelmsford, Essex, Inggris sungguh di luar dugaan. Dikala mereka berdua bercanda dengan saling menggelitiki. Tak dinyana sang kakak, Aaron, justru menemukan adiknya terkena kanker langka.

doktersehat-virus-kanker-cancer-rubella-gaucher-disease-rhabdomyosarcoma

Aaron, yang masih berusia 11 tahun, menggelitiki Amy, adiknya yang berusia 4 tahun lebih muda. Tak dinyana, saat sang adik menjerit, ia menemukan adanya semacam tonjolan atau pembengkakan pada leher sang adik yang sangat aneh. Ia pun segera melaporkan hal ini ke ibunya yang dengan segera membawa Amy ke Rumah Sakit Broomfield. Setelah diperiksa oleh sang dokter, diketahui bahwa sang adik ternyata mengalami rhabdomyosarcoma, semacam kanker yang sangat langka dan cenderung menyerang jaringan otot pada tubuh. Penyakit ini diketahui hanya menyerang 60 anak di Inggris dalam setahun dan seringkali justru menyerang anak laki-laki alih-alih anak perempuan.

Begitu tiba di rumah sakit, Amy pun harus melakukan operasi untuk menghilangkan tonjolan pada tenggorokannya di University College London Hospital. Namun, para dokter disana menyarankan Amy dan keluarganya untuk melakukan terapi sinar proton yang diyakini akan secara akurat menghilangkan kanker dan tumor yang berbahaya ini.

Aaron sendiri saat ditanya tentang bagaimana Ia bisa menemukan kanker langka ini hanya menjawab; “Aku hanya berpikir ada yang salah dengan tenggorokan adikku setelah menggelitikinya. Begitu tahu bahwa Amy mengalami kanker berbahaya dan berkat penemuanku Ia bisa disembuhkan, Aku sangat merasa bangga.