Gara-Gara Makan Burger, Remaja 18 Tahun Ini Meninggal Dunia

remaja-meninggal-setelah-makan-burger-doktersehat
Photo Credit

DokterSehat.Com– Sungguh tragis nasib yang menimpa remaja berusia 18 tahun bernama Shahida Shahid ini. Sebagaimana remaja pada umumnya, remaja asal Worsley, Salford, Inggris suka dengan makanan cepat saji seperti burger. Ia bersama dengan teman-temannya mengkonsumsi burger ini di gerai Almost Famous yang ada di kota Manchester, Inggris.

Photo Credit: Liverpool Echo

Yang tidak Ia ketahui adalah, burger ayam yang Ia pesan ternyata memiliki kandungan buttermilk. Padahal, Ia mengalami alergi pada produk susu. Alhasil, setelah mengkonsumsinya, Shahida pun langsung kehilangan kesadaran. Teman-temannya dengan sigap langsung memberikan suntikan anti alergi dan melarikannya ke rumah sakit. Namun, Kondisi reaksi alergi yang dialami oleh Shahida sudah sangat parah sehingga akhirnya meninggal 3 hari kemudian, tepatnya pada 12 Januari 2015.

Kematian Shahida ternyata tidak diterima begitu saja oleh orang tuanya. Mereka mengajukan penyelidikan lebih lanjut pada Pengadilan Coroner Manchester. Pihak pengadilan menyetujui permintaan keluarga dan melakukan pemeriksaan kembali selama delapan hari.

Sally Hadfield, seorang pakar kesehatan yang ikut meneliti kasus kematian ini menyebutkan bahwa awalnya, Shahida tidak mengalami efek apapun saat mengkonsumsi burger tersebut. Namun, beberapa menit kemudian Ia mengerang kesakitan dan akhirnya jatuh pingsan.

Kakak perempuan Shahida yang bernama Dr, Sharmin Shadid, salah seorang dokter umum yang tinggal di Bristol, menyebutkan bahwa adiknya memang sudah menderita asma dan alergi sejak kanak-kanak. Alergi ini akan muncul jika Ia mengkonsumsi produk susu, telur, ikan, serta kacang-kacangan. Sebelum kasus kematiannya, Shahida juga pernah secara tidak sengaja mengkonsumsi produk turunan susu dan mengalami reaksi alergi yang sangat hebat.

Melihat adanya fakta ini, ada baiknya penderita alergi harus lebih berhati-hati saat memesan makanan jika makan di luar rumah agar tidak sampai mengalami nasib yang dialami oleh Shahida.