Gara-Gara Junk Food, Remaja Perempuan Kini Lebih Beresiko Terkena Kanker Payudara

DokterSehat.Com – Pakar kesehatan menyebutkan jika gaya hidup yang buruk adalah salah satu penyebab dari tingginya resiko terkena kanker payudara. Sayangnya, kini semakin banyak remaja perempuan yang mengadopsi gaya hidup tersebut, khususnya dalam mengkonsumsi makanan yang tidak sehat layaknya junk food. Padahal, sudah banyak penelitian yang menyebutkan jika konsumsi junk food yang berlebihan bisa membuat kita lebih beresiko terkena penyakit yang sangat mematikan ini.

doktersehat-fast-food-junk-makanan-cepat-saji-kanker-nugget-pizza-kehamilan

Dr. Karin Michels dari University of California, Los Angeles, Amerika Serikat, menyebutkan bahwa saat masa remaja atau pada usia dewasa muda, perkembangan kelenjar susu pada payudara cenderung sangatlah pesat. Karena alasan inilah ada baiknya para wanita muda harus berhati-hati dengan gaya hidupnya, khususnya dalam hal menjaga pola makan demi mencegah munculnya kanker payudara.

Dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat, daging olahan, margarin, atau bahkan makanan dan minuman yang kaya akan gula, maka peradangan pada tubuh pun akan lebih memungkinkan untuk terjadi. Padahal, peradangan pada tubuh ini pada akhirnya bisa meningkatkan berbagai penyakit berbahaya layaknya penyakit jantung atau bahkan kanker payudara. Jika peradangan ini muncul di fase pertumbuhan layaknya di usia remaja, maka dikhawatirkan kanker payudara pun bisa berkembang dengan sangat cepat.

Dr. Michels sendiri pernah meneliti data lebih dari 45 ribu wanita yang berasal dari Nurse’s Health Study II. Dari data-data tersebut, diketahui bahwa para wanita yang menerapkan pola makan yang tidak sehat semenjak usia remaja memang memiliki kaitan erat dengan tingginya kasus kanker payudara.

Beliau sendiri menyarankan wanita untuk mulai menerapkan pola makan yang sehat layaknya buah-buahan, biji-bijian, dan juga kacang-kacangan. Selain menghindari junk food, ada baiknya kaum hawa juga mengurangi asupan makanan atau minuman tinggi gula layaknya minuman bersoda, karbohidrat olahan, dan juga daging merah dan daging olahan.