Gangguan Psikologis Agorafobia

DokterSehat.Com – Agorafobia adalah suatu gangguan kecemasan yang didefinisikan sebagai ketakutan tidak wajar atau mengalami serangan panik atau gejala mirip kepanikan dalam suatu situasi yang dirasa sulit atau memalukan yang ingin dihindari.

19

Penderita mungkin tidak mau meninggalkan rumah. Saat berada di luar rumah, mereka bisa merasa terjebak atau malu yang akan memicu serangan panik.

Orang dengan agorafobia sering merasa tidak aman berada di tempat umum, terutama di mana banyak orang berkumpul. Ketakutan bisa begitu kuat sehingga membuat seseorang terjebak di rumah dan tidak berani keluar.

Obat-obatan dan psikoterapi merupakan kombinasi yang harus diberikan untuk mengatasi fobia ini.

Penyebab

Agorafobia biasanya merupakan komplikasi dari gangguan panik.

Gangguan panik adalah gangguan kecemasan di mana seseorang mengalami serangan ketakutan yang intens (serangan panik) tanpa alasan yang jelas sehingga memicu gejala fisik yang intensif.

Ketika serangan panik terjadi, seseorang mungkin berpikir kehilangan kontrol, mengalami serangan jantung, atau bahkan kematian.

Orang dengan agorafobia cenderung menghindari situasi di mana akan sulit atau memalukan untuk melarikan diri jika serangan panik terjadi, misalnya di dalam stadion ramai atau pesawat terbang.

Dalam beberapa kasus, ketakutan mengalami serangan panik begitu besar sehingga seseorang tidak dapat meninggalkan keamanan rumah.

Gejala

  • Takut sendirian dalam situasi apapun
  • Takut berada di tempat-tempat keramaian
  • Takut kehilangan kontrol di tempat umum
  • Takut berada di tempat di mana mungkin sulit untuk keluar, seperti lift atau kereta
  • Ketidakmampuan meninggalkan rumah untuk waktu yang lama
  • Rasa tak berdaya
  • Ketergantungan pada orang lain
  • Rasa bahwa tubuh tidak nyata

Selain itu, penderita mungkin juga mengalami gejala yang mirip dengan serangan panik, termasuk :

  • Pusing
  • Kesulitan bernapas
  • Keringat berlebihan
  • Denyut jantung cepat
  • Mual
  • Sakit perut atau diare
  • Nyeri dada
  • Merasa kehilangan control
  • Kesulitan menelan
Baca Juga:  1/3 Wanita Pernah Setidaknya Mencoba Seks Anal

Faktor resiko

Agorafobia biasanya muncul pada akhir usia belasan atau awal 20-an, tetapi kalangan usia lain juga bisa mengalami fobia ini.

Beberapa faktor risiko yang berhubungan dengan agorafobia di antaranya :

  • Memiliki gangguan panic
  • Mengalami peristiwa kehidupan yang penuh stres, termasuk pelecehan seksual atau fisik selama masa kanak-kanak
  • Memiliki kecenderungan untuk menjadi gugup atau cemas
  • Mengalami penyalahgunaan alkohol dan zat terlarang
  • Menjadi wanita (agorafobia lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan pria)