Gangguan Kepribadian Skizoid – Pengertian dan Gejala

Gangguan kepribadian skizoid adalah salah satu dari sekelompok kondisi yang disebut “Cluster A'” atau gangguan kepribadian eksentrik, ditandai dengan perilaku introvert, penderita sering dianggap penyendiri, dan sikapnya aneh, memisahkan diri, acuh tak acuh terhadap hubungan sosial. Orang dengan gangguan kepribadian memiliki pola berpikir lama dan bertindak yang berbeda dari apa yang masyarakat anggap biasa atau normal. Kepribadian ini dapat menyebabkan mengganggu banyak bidang kehidupan, termasuk fungsi sosial dan pekerjaan. Orang dengan gangguan kepribadian umumnya juga memiliki keterampilan yang buruk dan kesulitan membentuk hubungan yang sehat.

doktersehat-Skizofrenia-gangguan-kepribadian-ambang

Tidak seperti orang-orang dengan gangguan kecemasan, yang tahu bahwa mereka memiliki masalah tetapi tidak dapat mengontrolnya, orang-orang dengan gangguan kepribadian sering tidak menyadari bahwa mereka memiliki masalah dan tidak percaya bahwa mereka memiliki sesuatu yang butuh penanganan. Karena mereka sering tidak percaya bahwa mereka memiliki gangguan, orang dengan gangguan kepribadian sering tidak mencari pengobatan.

Gangguan kepribadian skizoid bukanlah hal yang sama seperti skizofrenia. Banyak orang dengan gangguan kepribadian skizoid dapat berfungsi cukup baik, meskipun cenderung memilih pekerjaan yang memungkinkan mereka untuk bekerja sendiri, seperti petugas keamanan malam, penjaga perpustakaan, atau pekerja laboratorium.

Apakah gejala gangguan kepribadian skizoid?
Orang dengan gangguan kepribadian skizoid sering tertutup, mengorganisir kehidupan mereka untuk menghindari kontak dengan orang lain. Banyak yang memiih  tidak menikah atau mungkin terus hidup dengan orang tua mereka setelah dewasa. Ciri-ciri umum lainnya dari orang-orang dengan gangguan ini meliputi berikut ini:

  • Mereka tidak menginginkan atau menikmati hubungan dekat, bahkan dengan anggota keluarga.
  • Mereka memilih pekerjaan dan kegiatan soliter.
  • Mereka mengambil kesenangan dalam beberapa hal, termasuk seks.
  • Mereka tidak memiliki teman dekat, kecuali saudara andung.
  • Mereka mengalami kesulitan berhubungan dengan orang lain.
  • Mereka tidak peduli dengan pujian atau kritik.
  • Mereka lebih sujka menyendiri dan menunjukkan sedikit emosi.
  • Mereka mungkin melamun dan/ atau membuat fantasi jelas tentang kehidupan batinnya yang kompleks.
Baca Juga:  Cegukan - Penyebab, Gejala, dan Penanganan

Seberapa sering adanya gangguan kepribadian skizoid?
Sulit untuk secara akurat menilai prevalensi gangguan ini, karena orang-orang dengan gangguan kepribadian skizoid jarang mencari pengobatan. Gangguan kepribadian skizoid mempengaruhi laki-laki lebih sering daripada perempuan, dan lebih sering terjadi pada orang yang memiliki kerabat dekat dengan skizoid.

Gangguan kepribadian skizoid biasanya dimulai pada masa remaja akhir atau dewasa awal.