Gangguan Emosi Bisa Bermasalah Besar Bagi Kehamilan

DokterSehat.Com – Ibu hamil akan berusaha sebisa mungkin agar bayi yang dikandungnya bisa mengalami tumbuh kembang yang sempurna dan lahir dengan kondisi yang sehat tanpa cacat apapun. Biasanya, ibu hamil akan memperhatikan dengan baik apa saja yang Ia makan mengingat apa yang ibu hamil juga akan diserap oleh bayi di dalam kandungan. Selain itu, ibu hamil pun sebisa mungkin mengurangi banyak kegiatan yang bisa membahayakan kandungan. Sayangnya, banyak ibu hamil yang kurang bisa mengelola emosinya, apalagi jika memiliki banyak masalah di masa kehamilan. Emosi ini ternyata bisa berakibat buruk bagi kehamilan!

shutterstock_313263605 copy

Ibu hamil yang sering mengalami stress dan gangguan emosi tanpa disadari juga akan memberikan stress yang sama pada bayi dalam kandungan. Hormon stress akan diserap oleh bayi sehingga kesehatan bayi dalam kandungan pun ikut memburuk. Banyak kasus ibu hamil yang stress berakibat pada keguguran. Selain keguguran, stress pada ibu hamil juga bisa memicu kelahiran prematur. Stress yang terjadi pada trimester pertama kehamilan inilah yang bisa menyebabkan resiko kelahiran prematur menjadi lebih tinggi. Andai bayi terlahir dalam kondisi hidup dan lengkap, maka bayi bisa mengalami sistem kekebalan tubuh yang tidak sempurna sehingga akan lebih rentan terkena penyakit. Banyak kasus dimana bayi yang lahir prematur karena ibu hamil yang stress mudah mengalami sakit yang berimbas pada kematian.

Stress pada ibu hamil ternyata juga bisa membuat tingginya hormon korsitol. Hormon ini bisa membuat bayi akan mudah mengalami alergi setelah lahir. Selain itu, banyak laporan dimana bayi yang lahir dari rahim ibu hamil yang mudah stress sering mengalami autisme atau bahkan gangguan emosional yang sangat tidak normal dimana bayi pun akan mudah untuk stress karena hal-hal yang kecil. Selain itu, bayi yang lahir juga akan mengalami perkembangan tubuh yang tidak baik dan sangat lambat. Otak bayi juga tidak akan mudah menyerap pengetahuan dengan mudah sehingga susah untuk dididik. Selain itu, berat badan bayi akan kurang normal dan mengalami banyak masalah pada tulang belakangnya.

Baca Juga:  Pertama Kali Menyusui? Ibu Harus Siap Dengan Masalah-Masalah Ini

Ibu hamil sebaiknya menjaga pikirannya sebaik mungkin agar terhindar dari stress. Meskipun ada banyak masalah dari dunia keluarga, pekerjaan, atau bahkan lingkungan sekitar, ada baiknya ibu hamil mampu membuat pikirannya terbebas dari stress. Jika diperlukan, ibu hamil bisa melakukan meditasi atau yoga yang dikhususkan bagi ibu hamil karena kegiatan ini bisa membuat pikiran menjadi lebih segar dan memberikan dampak kesehatan bagi kehamilan.