Gampang Pingsan? Mungkin Terkena Sinkop Vasovagal

Doktersehat.com – Sinkop Vasovagal adalah kondisi paling umum yang menyebabkan pingsan. Sinkop Vasovagal terjadi ketika tubuh bereaksi berlebihan terhadap pemicu pingsan seperti melihat darah atau gangguan emosi yang ekstrim. Setelah terpicu, akan terjadi penurunan kesadaran secara mendadak dalam denyut jantung dan tekanan darah yang akan mengurangi aliran darah ke otak.



Sinkop Vasovagal biasanya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan. Namun dokter dapat merekomendasikan tes untuk menyingkirkan penyebab yang lebih serius dari pingsan, seperti gangguan jantung.

Penyebab

Sinkop Vasovagal terjadi ketika bagian dari sistem saraf yang mengatur denyut jantung dan tekanan darah malfungsi dalam menanggapi pemicu, seperti melihat darah. Detak jantung melambat, dan pembuluh darah di kaki melebar.

Hal ini memungkinkan darah mengumpul di kaki dan menurunkan tekanan darah. Penurunan tekanan darah dan melambatnya detak jantung dengan cepat dapat mengurangi aliran darah ke otak dan menyebabkan pingsan. Meskipun Sinkop Vasovagal dapat terjadi pada semua usia, hal ini diakui sebagai penyebab pingsan yang sering terjadi pada orang tua.

Pemicu umum Sinkop Vasovagal antara lain:

1. Berdiri untuk jangka waktu yang lama
2. Terpapar panas
3. Melihat darah
4. Kondisi setelah donor darah
5. Ketakutan akan luka-luka
6. Tegang

Gejala

Sebelum pingsan karena Sinkop Vasovagal, Anda mungkin mengalami beberapa hal sebagai berikut:

1. Kulit pucat
2. Penglihatan berkunang-kunang
3. Mual
4. Badan terasa hangat
5. Keringat dingin atau berkeringat

Pengobatan

Dalam kebanyakan kasus Sinkop Vasovagal tidak memerlukan pengobatan. Dokter dapat membantu mengidentifikasi pemicu pingsan dan membahas cara-cara untuk menghindarinya. Namun, jika Anda cukup terganggu dengan Sinkop Vasovagal, dokter mungkin menyarankan pengobatan berikut:

1. Obat-obatan
Obat-obatan yang dapat membantu mencegah Sinkop Vasovagal meliputi obat hipertensi, antidepresan, dan obat untuk mengobati tekanan darah rendah atau asma.

Baca Juga:  Waspadai Emboli Ketuban, Penyumbatan Sirkulasi Darah Pasca Melahirkan

2. Terapi
Dokter mungkin menyarankan teknik khusus untuk mengurangi pengumpulan darah di kaki termasuk latihan kaki, memakai stoking elastis atau mengurangi tekanan pada otot kaki. Hindari berdiri terlalu lama, terutama di tempat yang panas, tempat-tempat keramaian dan minumlah lebih banyak cairan.

3. Operasi
Penyisipan alat pacu jantung listrik dapat membantu mengatur detak jantung dan mengurangi pingsan akibat Sinkop Vasovagal.

Sumber: detik.com