Galaktorea – Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Galaktorea adalah kondisi yang terjadi akibat terlalu banyak prolaktin (hormon yang bertanggung jawab terhadap produksi air susu/ laktasi) ketika seseorang memiliki bayi). Prolaktin diproduksi oleh kelenjar pituitari, kelenjar yang berukuran sebesar kelereng yang berada di dasar otak yang mengeluarkan dan mengatur sejumlah hormon.

doktersehat-menstruasi-payudara-sakit-galaktorea

Penyebab yang Mungkin untuk Galaktore Meliputi:

  • Pengobatan, seperti sedatif tertentu, antidepresan tertentu, antipsikotik, dan obat darah tinggi
  • Penggunaan kokain, mariyuana, dan opioid
  • Konsumsi pil KB
  • Tumor pituitari non-kanker (prolaktinoma) atau gangguan kelenjari pituitari lainnya
  • Tiroid yang kurang aktif (hipotiroidisme)
  • Gangguan ginjal kronik
  • Stimulasi payudara yang berlebihan, yang dikaitkan dengan aktivitas seksual tertentu, atau gesekan dengan pakaian yang terlalu lama
  • Kerusakan saraf di dinding dada karena operasi dada, terbakar, atau trauma dada lainnya
  • Operasi pada sumsum tulang belakang, adanya kerusakan atau tumor pada sumsum tulang belakang

Gejala dan Tanda

  • Keluarnya discaj/ cairan ASI persisten atau intermiten
  • Discaj ASI keluar melibatkan beberapa saluran air susu
  • Kebocoran ASI terjadi secara spontan atau secara manual
  • Mengenai satu atau kedua payudara
  • Tidak mengalami menstruasi sama sekali atau siklus haid tidak teratur
  • Adanya sakit kepala
  • Adanya masalah penglihatan

Kapan Harus Mengunjungi Dokter?
Jika Anda memliki pengeluaran ASI dari puting susu secara terus menerus dan spontan dari salah satu atau kedua payudara, dan Anda tidak sedang hamil atau menyusui, maka Anda perlu mengunjungi dokter.

Jika stimulasi payudara ketika sedang dalam kegiatan seksual adalah hal yang memicu adanya discaj pada payudara, maka Anda tidak perlu terlalu khawatir. Discaj bisa jadi bukan merupakan sesuatu yang membahayakan, seperti karena kanker payudara. Namun, Anda tetap perlu mengunjungi dokter untuk dievaluasi.

Jika discaj adalah berupa non-ASI, seperti darah, atau discaj kekuningan yang datang dari satu duktus atau benjolan di payudara, maka bisa jadi itu karena suatu tanda dari kanker payudara.

Klasifikasi Galaktore

Galaktore Idiopatik
Terkadang dokter tidak dapat menemukan penyebab galaktore. Hal ini disebut galaktore idiopatik, dan itu dapat berarti bahwa jaringan payudara Anda secara khusus sensitif terhadp hormon prolaktin di darah. Jiika jaringan payudara meningkat sensitivitasnya terhadap prolaktin, meskipun hormon prolaktin dalam kadar yang normal dalam darah, maka hal ini dapat memciu galaktore.

Galaktore Pada Laki-Laki
Pada laki-laki, galaktore dapat dikaitkan dengan kekurangan testosteron (hipogonadisme pria) dan biasanya pasien mengalami pembesaran payudara (ginekomastia). Disfungsi ereksi dan kurangnya keinginan seksual juga dapat dikaitkan dengan kondisi defisiensi testosteron.

Galaktore Pada Bayi Baru Lahir
Galaktore kadang-kadang terjadi pada bayi baru lahir. Kadar estrogen yang tinggi pada ibu akan melintasi pembuluh darah plasenta ke dalam aliran darah bayi. Hal ini dapat menyebabkan pembesaran kelenjar payudara bayi, dan juga dikaitkan dengan pengeluaran ASI pada bayi.

Baca Juga:  Galaktorea

Diagnosis
Menemukan penyebab galaktorea bisa menjadi tugas yang rumit karena ada begitu banyak kemungkinan.

Pengujian Penyebab Dapat Melibatkan:

  • Pemeriksaan fisik, dokter mencoba untuk mengungkapkan beberapa kemungkinan jenis cairan yang keluar dari puting Anda dengan lembut memeriksa daerah sekitar puting Anda. Dokter mungkin juga memeriksa benjolan payudara atau daerah lainnya yang mengarah ke jaringan payudara yang menebal.
  • Analisis cairan yang keluar dari puting susu, untuk melihat apakah tetesan lemak yang ada dapat membantu memastikan diagnosis galaktorea.
  • Tes darah, untuk memeriksa tingkat prolaktin dalam sistem tubuh. Jika tingkat prolaktin Anda tinggi, dokter kemungkinan besar akan memeriksa kadar thyroid-stimulating hormone Anda (TSH) juga.
  • Tes kehamilan, untuk mengecualikan kehamilan sebagai kemungkinan penyebab discharge pada puting.
  • Mamografi, USG atau keduanya, untuk mendapatkan gambar dari jaringan payudara Anda, jika dokter menemukan benjolan payudara atau mengamati adanya perubahan payudara atau puting yang mencurigakan selama pemeriksaan fisik.
  • Magnetic Resonance Imaging (MRI) otak untuk memeriksa tumor atau kelainan lain dari kelenjar pituitary Anda, jika tes darah menunjukkan tingkat prolaktin yang tinggi.

Jika dokter Anda mencurigai obat yang Anda konsumsi sebagai kemungkinan penyebab galaktorea, ia mungkin meminta Anda untuk berhenti minum obat untuk waktu yang singkat.

Pengobatan
Pengobatan galaktore akan menyesuaikan penyebab yang mendasarinya. Kadang dokter tidak dapat menyebabkan penyebab pasti dari galaktore. Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi jika terdapat discaj puting yang persisten.  Contohnya, mungkin Anda akan mendapatkan pengobatan untuk memblok efek prolaktin atau untuk menurunkan kadar prolaktin dalam tubuh. Menurunkan kadar prolaktin di dalam tubuh akan mengurangi kondisi galaktore.

Pengobatan Sesuai Penyebabnya Dapat Meliputi:

  • Bila penyebab adalah penggunaan obat, maka dokter akan menyarankan penghentian obat atau penggantian dosis obat tertentu
  • Hipotiroidisme sebagai penyebab, maka dokter akan meresepkan obat levotiroksin untuk mendapatkan kadar tiroid yang cukup pada tubuh (terapi pengganti hormon tiroid)
  • Jika penyebab adalah tumor pituitari (prolaktinoma), maka penggunaan obat untuk mengatasi tumor, atau operasi pengangkatan tumor dapat menjadi solusi
  • Penyebab tidak diketahui, maka dokter akan memberikan obat untuk menurunkan kadar prolaktin, seperti bromokriptin atau kabergoline, dan meminimalisir atau menghentikan discaj ASI dari puting. Efek samping dari obat tersebut seringkali mual, sakit kepala, dan pusing.