Gadis Kecil Ini Lumpuh Setelah Digigit Kutu Anjing

DokterSehat.Com – Sebuah video yang diunggah oleh Amanda dan Lantz Lewis yang berasal dari negara bagian Oregon, Amerika Serikat, baru-baru ini menjadi viral di media sosial. Video yang awalnya diunggah pada 13 Mei 2017 lalu ini menunjukkan kondisi putri Amanda yang bernama Evelyn yang tiba-tiba saja lumpuh dan kesulitan untuk berdiri. Apa yang membuat gadis malang ini tiba-tiba saja mengalami kelumpuhan?



Dalam video ini, Amanda menyebutkan bahwa anaknya mulai mengalami gejala aneh ini pada malam sebelumnya. Pada awalnya, Evelyn kesulitan untuk naik ke tempat tidur sehingga membutuhkan bantuan orang tuanya. Sayangnya, keesokan paginya Ia benar-benar kesulitan menggerakkan tangan dan kaki. Melihat hal aneh ini, Lantz pun langsung merekam gejala yang dialami Evelyn sebelum dibawa ke UGD rumah sakit terdekat. Sesampainya di rumah sakit, sang dokter justru melakukan tindakan yang tidak diduga sama sekali oleh pasangan tersebut, yakni menyisir rambut sang gadis kecil. Ternyata, dokter langsung menemukan penyebab dari lumpuhnya sang bocah, yakni kutu anjing yang disebut dengan caplak, pada rambut Evelyn.

Sang dokter ternyata sudah 10 kali menemukan kasus yang sama seperti Evelyn dalam 15 tahun terakhir sehingga tahu jika penyebabnya adalah kutu caplak ini. Meskipun kasus ini sangat jarang terjadi, American Lyme Disease Foundation menyebutkan bahwa anak di bawah usia 10 tahun memang beresiko terkena kelumpuhan andai digigit oleh kutu ini.

Menurut pakar kesehatan, caplak betina yang banyak mengandung telur ternyata bisa menyalurkan neurotoksin saat menggigit manusia. Neurotoksin inilah yang akhirnya memicu gejala kelelahan, rasa kebas, nyeri otot, hingga akhirnya kelumpuhan. Tak hanya pada tangan dan kaki, kelumpuhan ini bisa terjadi pada wajah atau lidah. Jika gejala ini tidak segera diobati, dikhawatirkan efeknya bisa cukup fatal. Beruntung, asalkan caplak ini dihilangkan dari rambut atau bulu korban, lambat laun gejala kelumpuhan ini akan bisa segera diatasi.

Kini, Evelyn sudah mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan, gadis kecil ini pun sudah siap untuk kembali bermain dengan ceria seperti anak-anak pada umumnya.