Fungsi Penglihatan Seiring Bertambahnya Usia

DokterSehat.Com – Perubahan kemampuan fungsi penglihatan merupakan salah satu cara tubuh memberitahukan bahwa usia sudah semakin bertambah. Perubahan-perubahan ini biasanya berawal dari perubahan kecil yang tidak disadari, yang mulai terjadi pada usia paruh baya. Perubahan-perubahan tersebut antara lain:

doktersehat-stres-kerja-pusing

Perlu menjauhkan buku atau surat kabar dari mata untuk dapat membacanya

  • Yang mungkin terjadi : Presbiopia, atau ketidakmampuan untuk memfokuskan gambar dari benda yang letaknya dekat dengan mata. Presbiopia ini merupakan masalah penglihatan yang paling banyak ditemukan pada usia paruh baya. Semakin tua usia seseorang, kelenturan lensa matanya akan semakin berkurang. Lensa mata yang kaku atau tidak lentur tidak dapat memfokuskan gambar dengan sempurna.
  • Yang harus dilakukan : Jika masalah penglihatan ini dirasa amat mengganggu, terutama saat membaca, hubungi dokter. Dokter mungkin akan meresepkan kacamata atau lensa kontak yang sesuai. Kacamata baca untuk presbiopia ini sebenarnya juga banyak dijual di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Kacamata ini dapat membantu untuk melihat jarak dekat seperti membaca buku atau bekerja dengan komputer, tetapi tidak bisa mengatasi gangguan penglihatan jarak jauh. Jadi, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum membeli kacamata untuk menentukan kacamata yang sesuai, terutama jika memiliki gangguan penglihatan yang lain seperti rabun jauh atau astigmatisma.

Mata terasa kering dan mudah mengalami iritasi

  • Yang mungkin terjadi : Sindrom mata kering (dry eye syndrome). Semakin tua usia seseorang, jumlah air mata yang diproduksi akan semakin sedikit. Air mata ini dibutuhkan untuk menjaga kelembapan mata. Adanya riwayat operasi mata atau riwayat pemakaian lensa kontak dalam waktu yang lama akan semakin meningkatkan risiko gangguan ini.
  • Yang harus dilakukan : Mata kering ini dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi mata jika dibiarkan saja untuk waktu yang lama. Untuk mengembalikan kelembapan mata yang hilang, dapat digunakan tetes air mata buatan yang banyak dijual di pasaran dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Jika gejala tidak membaik dengan tetes mata tersebut, hubungi dokter.

Perubahan fungsi penglihatan pada penyandang diabetes

  • Yang mungkin terjadi : Peningkatan dan penurunan kadar gula darah. Diabetes yang tidak terkontrol dapat mempengaruhi seluruh organ tubuh, termasuk mata. Seiring berjalannya waktu, kadar gula darah yang tinggi karena diabetes akan merusak pembuluh darah kecil yang ada di mata. Pembuluh darah tersebut juga bisa pecah dan berdampak pada penglihatan.
  • Yang harus dilakukan : Hubungi dokter untuk memastikan apakah mengalami diabetes atau tidak. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita diabetes sebelum terlambat.

Penglihatan normal, tetapi usia sudah lebih dari 60 tahun dan ada riwayat anggota keluarga sedarah yang menderita glaukoma.

  • Yang mungkin terjadi : Glaukoma. Glaukoma merupakan sekumpulan penyakit mata yang mdapat merusak serabut saraf optik (yang berfungsi menghantarkan sinyal gambar yang dilihat ke otak). Awalnya, penyakit ini seringkali tidak menimbulkan gejala sama sekali. Orang yang menderita glaukoma seringkali tidak menyadari bahwa dirinya menderita penyakit ini sampai sudah terlambat.
  • Yang harus dilakukan : Periksakan mata ke dokter dan ikuti terapi sesuai anjuran dokter.
Baca Juga:  Waspadai Kandungan Berbahaya dalam Kosmetik

Pandangan seperti berkabut

  • Yang mungkin terjadi : Katarak. Risiko katarak semakin meningkat seiring bertambahnya usia, karena protein yang terkandung di dalam lensa mulai mengalami penggumpalam. Katarak juga dapat menimbulkan efek halo di sekitar lampu pada malam hari dan membuat mata lebih sensitif terhdap cahaya yang menyilaukan, bahkan pada siang hari.
  • Yang harus dilakukan : Jika katarak tidak terlalu mengganggu aktivitas, dapat dicoba untuk menggunakan kacamata untuk membantu penglihatan. Gunakan kacamata yang sesuai dengan anjuran dokter. Jika katarak dirasa sudah sangat mengganggu aktivitas, hubungi dokter untuk dilakukan tindakan operasi katarak.

Nyeri kepala yang diawali dengan penglihatan kabur dan kilatan cahaya

  • Yang mungkin terjadi : Nyeri kepala migrain. Migrain tidak hanya menyebabkan myeri kepala. Migrain juga bisa mempengaruhi fungsi penglihatan, menyebabkan penglihatan kabur dan sensasi seperti melihat kilatan cahaya yang abnormal. Bahkan, beberapa jenis migrain juga bisa menyebabkan kebutaan yang sifatnya sementara.
  • Yang harus dilakukan : Bila baru pertama kali mengalami hal ini, hubungi dokter. Jika dokter sudah memastikan bahwa memang benar itu migrain, perhatikan dan ingat selalu hal apa saja yang memicu migrain tersebut. Dengan cara ini, pemicu migrain dapat dihindari, dan serangan nyeri kepala menjadi lebih jarang. Obat-obatan juga dapat mencegah migrain atau meringankan serangan migrain. Jika mata mendadak buta pada saat serangan migrain, segera hubungi dokter karena hal ini mungkin juga menjadi tanda dari penyakit yang lebih serius.

Sensasi seperti ada bintik-bintik atau bercak-bercak yang melayang-layang di depan mata.

  • Yang mungkin terjadi : Floaters. Yaitu adanya benda-benda kecil yang berenang-renang di dalam cairan vitreous yang ada di dalam bola mata. Benda-benda kecil tersebut menandakan bahwa cairan vitreous di dalam bola mata sudah mulai mengalami kerusakan karena faktor usia. Kelainan ini biasanya tidak berbahaya, tetapi cukup mengganggu penglihatan.
  • Yang harus dilakukan : Jika bintik-bintik tersebut muncul secara tiba-tiba, atau mendadak bertambah banyak dalam waktu singkat dan disertai dengan sensasi seperti melihat kilatan cahaya yang abnormal, hubungi dokter. Kadang-kadang, floaters dapat menandakan adanya robekan retina, yang akan menimbulkan komplikasi yang berbahaya jika tidak segera diatasi, dan dapat menyebabkan kebutaan.

Saat usia sudah menginjak 40 tahun, disarankan untuk memeriksakan mata minimal setiap 2-4 tahun sekali. Pada usia 55-65 tahun, periksakan mata setiap 1-3 tahun sekali, dan lakukan setiap tahun pada usia lebih tua. Periksakan mata secara rutin jika terdapat kondisi tertentu seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, atau jika ada keluhan penglihatan.

Source: WebMD Medical Reference