Flu Babi/ Swine Flu (9) – Pencegahan

Cara pencegahan flu babi yang direkomendasikan oleh CDC adalah dengan mengambil langkah-langkah sebagai berikut:

doktersehat-flu-burung-babi-swine-flu

  • Cuci tangan Anda secara teratur dengan sabun dan air, terutama setelah batuk atau bersin. Beri sabun setidaknya selama 20 detik dan bilas hingga bersih.
  • Jika sabun dan air tidak tersedia, cuci tangan Anda dengan gel tangan berbasis alkohol. Gosok tangan Anda bersama-sama sampai alkohol mengering sepenuhnya.
  • Hindari kontak dekat – yaitu, jarak 1,5 meter – dengan orang-orang yang memiliki gejala seperti flu.
  • Hindari menyentuh mulut, hidung, atau mata.
  • Jika Anda memiliki gejala seperti flu – demam ditambah setidaknya batuk atau sakit tenggorokan atau gejala flu lainnya – tinggal di rumah selama tujuh hari setelah gejala mulai atau sampai Anda sudah bebas gejala selama 24 jam.
  • Pakailah masker wajah (mempertimbangkan menggunakan respirator N95) jika Anda harus datang kontak dekat dengan orang sakit. Jaga jarak 1,5 meter. Catatan: Tidak ada bukti definitif bahwa masker wajah mencegah penularan flu. Jangan hanya mengandalkan masker untuk mencegah infeksi.
  • Kenakan respirator N95 jika membantu orang sakit melakukan proses nebulisasi, memberikan inhaler, atau pengobatan pernafasan lainnya. Catatan: Tidak ada bukti definitif bahwa respirator mencegah penularan flu. Jangan hanya mengandalkan respirator untuk mencegah infeksi.
  • Orang yang memiliki atau diduga menderita flu babi harus menggunakan masker wajah, jika tersedia dan ditoleransi, ketika berbagi ruang umum dengan anggota rumah lainnya, saat berada di luar rumah, atau saat di dekat anak-anak atau bayi.
  • Ibu menyusui dengan gejala flu babi harus mengeluarkan ASI mereka tanpa diberikan ke anaknya, dan anak harus diberi ASI oleh orang lain.