Fibrositis Penyakit Rematik Pada Otot

DokterSehat.Com – Rematik otot ialah peradangan jaringan-jaringan berserat berwarna putih seperti : urat daging, tulang rawan, kapsul persendian, lapisan urat pengikat, jaringan serat di bawah kulit, pembungkus tulang, lapisan urat saraf atau ikatan serat-serat otot yang kecil-kecil. Peradangan itu sering menimbulkan rasa sakit pada otot, jaringan dan urat daging atau di mana saja. Banyaklah seorang dokter yang mempercayai bahwa infeksilah yang menyebabkannya, tetapi lebih sering timbul karena elergi. Fibrositis cenderung untuk berkembang di antara anggota-anggota keluarga. Kurang olah raga atau gerak badan juga menjadi salah satu faktor penyebab.



Apabila lembaran-lembaran otot atau ikatan-ikatan serat-serat otot terkena penyakit, ini di sebut myositis, myalga, atau rematik otot. Kalau otot yang di bagian punggung sebelah bawah yang terserang, namanya yang biasa adalah sakit pinggang; Kalau itu terjadi di bagian kepala atau leher bagian belakang, timbullah sakit kepala yang membandel, Kalau leher bagian samping yang terkena , maka timbullah pegal-pegal dengan rasa nyeri karena leher itu terputar. Sebenarnya ini di sebabkan kekejangan otot saraf, karena ketegangan emosi atau pergumulan batin. (Leher terputar) Apabila susunan sendi di sekitarnya terserang, inilah yang disebut rematik walaupun istilah itu salah. Sakit saraf mirip dengan rematik otot karena mempengaruhi lembaran otot. Begitu juga penyakit linu panggul.

Rematik otot yang akut mulai dengan pelan-pelan atau dengan rasa nyeri yang mendadak. Bagian itu merasa sakit kaya kena tertusuk dan ini di sebabkan karena getaran saraf. Keadakan akan membaik dengan beberapa hari atau beberapa minggu, kalau tidak itu akan menjadi kronis. Serangan mungkin akan terulang dan akan memburuk karena goncangan pikiran, ketegangan saraf, kehabisan tenaga, terlalu capek atau kedinginan.

Baca Juga:  Gaya Hidup Untuk Mencegah Kanker Pankreas

Rematik otot yang kronis di tandai dengan rasa sakit yang hebat atau pengerasan ototnya. Lebih memburuk lagi kalau badanya tidak bergerak. Pengobatan sementara dilakukan gerakan badan seperlunya. menghangatkan dengan panas yang kering atau meminum sejenis obat. Orang yang lanjut usia lebih mudah mendapat serangan.

Cara pengobatan

  • bagian yang sakit itu diistirahatkan dan dihangatkan.
  • Buatlah kompres air panas selama sejam atau dengan kompres kering dalam bentuk apapun antara satu atau dua jam paling sedikit dua kali setiap hari.
  • setelah masa akut lewat, ikutilah pengunaan kompres panas dan memijit pelan-pelan bagian yang lunak itu, lambat laun gerakanlah bagian yang sakit itu sambil meningkatkan kegiatannya.
  • Dalam keadakan penyakit yang sangat parah, Pertolongan seorang dokter di perlukan.
  • Kalau keadakan membandel mintalah seorang dokter agar mencari pusat infeksinya Atau penyebab alergi, Dia akan memberikan pengobatan yang cocok.