Faktor Resiko Kanker Testis Pada Pria

DokterSehat.Com – Kanker Testis adalah pertumbuhan sel-sel ganas di dalam testis (buah zakar), yang bisa menyebabkan testis membesar atau menyebabkan adanya benjolan di dalam skrotum (kantung zakar).



Penyebab

Kebanyakan kanker testis terjadi pada usia di bawah 40 tahun. Penyebabnya yang pasti tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang menunjang terjadinya kanker testis :

• Testis undesensus (testis yang tidak turun ke dalam skrotum)

• Perkembangan testis yang abnormal

• Sindroma Klinefelter (suatu kelainan kromosom seksual yang ditandai dengan rendahnya kadar hormon pria, kemandulan, pembesaran payudara (ginekomastia) dan testis yang kecil).

Meskipun ini merupakan salah satu jenis kanker yang relative jarang, kanker testis lebih mudah ditangani.
Jika berhasil diketahui pada tahap awal, tingkat kesembuhannya bisa mencapai 98 persen, setelah dilakukan perawatan selama setahun.

Tidak seperti kanker kebanyakan, faktor risiko kanker testis tidak begitu diketahui.
Pria yang dilahirkan dengan testis yang tidak turun, berisiko lebih tinggi mengidap kanker testis. Sekitar 10 persen dari penderita memiliki riwayat testis tidak turun. Memiliki saudara laki-laki atau ayah yang menderita kanker testis juga meningkatkan risikonya.

Beberapa penelitian mengatakan bahwa penyakit ini umumnya menimpa pria dengan masalah kesuburan, dan juga pria dengan HIV pun meningkatkan risiko terkena kanker testis.

Berikut ini beberapa tanda dan gejala kanker testis :

• Benjolan sebesar kacang, yang pada kebanyakan kasus tidak menyebabkan sakit

• Riwayat adanya trauma pada bagian testis

• Terjadi pembengkakan pada bagian dada, dan terasa sakit bila ditekan

• Nyeri punggung yang ditimbulkan akibat pembengkakan getah bening di punggung