Faktor Penyebab Harga Diri Rendah atau Minder

DokterSehat.com – Minder atau harga diri rendah sebenarnya termasuk gangguan psikologis. Seseorang yang mengalami minder akan cenderung menjadi pemalu dan menyendiri ketimbang berada di depan umum, serta lebih suka menarik diri dari kehidupan sosial.



Penilaian terhadap diri sendiri terkadang lebih bersifat subjektif bahkan irasional. Kebanyakan orang memandang dirinya dari kondisi fisik (kecantikan, ketampanan, atau kecacatan) dan psikologis (pengalaman atau tekanan masa lalu).

Harga diri dan konsep diri tidak bisa dipisahkan dari memandang diri sendiri. Harga diri merupakan penilaian seseorang terhadap diri sendiri, baik bersidat positif maupun negatif. Sementara konsep diri merupakan penilaian yang berasal dari dalam diri sendiri.

Seseorang yang memilki harga diri rendah maka akan membatasi pergaulannya, kurang percaya diri, kurang aktif, dan tidak bisa bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Banyak faktor yang menyebabkan seseorang mengalami minder atau harga diri rendah, yakni:

Pola Asuh Keluarga

Pola asuh yang diterapkan di keluarga sangat berpengaruh terhadap bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri. Pola asuh yang permisif cenderung kurang terkontrol sehingga seseorang menjadi tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang tidak bisa diterima masyarakat. Sebaliknya, pola asuh otoriter kadang menyebabkan masalah maladaptif dalam menilai diri.

Tekanan/Trauma

Banyak faktor yang bisa menyebabkan timbulnya trauma, misalnya kekerasan fisik, seksual, dan peristiwa lain yang bisa mengancam seseorang hingga tidak bisa lepas dari bayang-bayang kejadian yang tidak menyenangkan tersebut.

Keadaan Fisik

Harga diri seseorang juga dipengaruhi oleh kondisi fisik. Kondisi fisik yang mempunyai kekurangan atau cacat akan membuat seseorang merasa minder. Akibatnya mereka cenderung menarik diri untuk menyembunyikan kekurangannya.

Ketidakberfungsian Secara Sosial

Ketidakberfungsian secara sosial disini adalah tidak mampunya seorang individu menempatkan dirinya dalam fungsi sosial. Misalnya seorang kepala rumah tangga yang menganggur, akan merasa rendah diri dalam kehidupan sosialnya.

Baca Juga:  Stop Jangan Lakukan Hukuman Fisik Pada Anak