Fakta Medis Dibalik Tidur Lebih Berkualitas dengan Lampu yang Mati

DokterSehat.Com – Tidur merupakan aktivitas penting dalam kehidupan manusia. Manusia tidak dapat bertahan hidup jika tidak tidur sama sekali selama minimal 90 jam. Hal tersebut mengakibatkan gangguan siklus dalam tubuh terutama jantung, otak dan pernafasan. Tidur yang baik bukan berdasarkan lamanya tidur melainkan kualitas tidur seseorang. Orang yang terlalu banyak tidur juga bisa membahayakan tubuh karena akan mengganggu pola metabolisme tubuh, begitu juga yang terjadi apabila seseorang kurang tidur. Tidur yang baik yang direkomendasikan selama 6-8 jam tergantung usia. Pada anak-anak akan membutuhkan waktu tidur yang lebih lama dikarenakan dapat membantu perkembangan otaknya.



Tidur yang baik adalah tidur dengan waktu yang cukup dengan kualitas baik. Tidur yang disarankan menurut American academy of Neurology adalah tidur dengan lampu yang mati. Dalam beberapa jurnal internasional menyebutkan tidur malam dengan kondisi lampu menyala akan meningkatkan resiko penyakit kanker, kardiovaskuler, gangguan sistem metabolisme dan sangat memungkin untuk memiliki resiko diabetes.

Pada anak-anak, saat tidur malam merupakan waktu emas hormon pertumbuhan dihasilkan. Gangguan tidur dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian di Inggris (2009) menyebutkan hormon pertumbuhan (growth hormon) pada anak akan berespon 1,5 hingga 3 kali lipat pada saat anak tidur dengan lampu dimatikan. Anak akan memiliki tidur yang lebih berkualitas dan diharapkan kejadian anak rewel pada malam hari juga bisa berkurang. Hal tersebut juga berlaku pada orang tua. Orang dengan usia lanjut sering sekali mengalami masalah tidur malam dan sering terbangun karena lampu yang menyala. Masalah ini didasari pada tidur dengan lampu menyala akan menghambat produksi endorfin yang merupakan hormon yang memberikan rasa rileks pada tubuh. Lampu menyala juga menghambat seseorang untuk tidur dengan gelombang delta. Gelombang delta merupakan gelombang tidur yang sangat dalam yang memungkinkan orang dapat kualitas tidur yang baik walau hanya tidur sebentar.

Baca Juga:  Kanker Usus Gejala Dan Pencegahannya

Bahaya tidur dengan lampu menyala adalah terhambatnya produksi hormon melatonin. Hormon melatonin berperan dalam mencegah dan menghambat perkembangan perkembangan sel kanker pada tubuh. Pada wanita khususnya, resiko peningkatan kanker payudara dan kanker usus besar apabila tidur dengan lampu menyala. Dari beberapa penelitian juga menyebutkan tidur dengan lampu mati dapat memperbaiki siklus sikardian dalam tubuh yang menyebabkan siklus-siklus dalam tubuh akan berfungsi lebih baik seperti kardiovascular, respirasi, pencernaan dan metabolisme. Oleh karena mulai saat ini mari kita mebiasakan diri dan keluarga untuk hidup sehat dengan tidur dengan lampu yang mati.