ESWL, Metode Unik Untuk Menghancurkan Batu Ginjal

DokterSehat.Com – Batu ginjal adalah salah satu penyakit yang akan membuat penderitanya sangat menyiksa. Bagaimana tidak, penderita batu ginjal akan merasakan sakit yang luar biasa saat buang air kecil mengingat adanya batu ginjal yang menyumbat saluran kencingnya. Padahal, mengeluarkan batu ginjal adalah sesuatu hal yang sulit, apalagi jika batu ini sudah sangat mengeras dan sulit untuk dihancurkan dengan obat sehingga harus dilakukan operasi untuk mengeluarkannya. Namun, dengan memakai metode ESWL atau Extracorporeal Shock Wave Lithotrispy, batu ginjal bisa dihancurkan dengan baik tanpa harus melakukan pembedahan.

doktersehat-batu-ginjal-kanker

Pakar kesehatan dr Charles Martamba Hutasoit menjelaskan metode ESWL sebagai sebuah cara menghancurkan batu ginjal dengan gelombang suara kejut, bukannya gelombang laser. Cara ini diyakini sangat efektif menghancurkan batu ginjal menjadi serpihan yang berukuran sangat kecil sehingga batu ginjal pun bisa keluar bersama dengan urine saat buang air kecil.

Untuk melakukan metode ESWL ini, penderita batu ginjal bisa berbaring dekat dengan alat ESWL. Setelah melakukan USG dan penyinaran dengan sinar X, dokter bisa menentukan posisi dimana batu ginjal berada dan kemudian alat ESWL ini diarahkan pada posisi batu ginjal agar bisa segera dihancurkan. Peralatan ESWL ini bisa diatur sedemikian rupa sehingga bisa diarahkan pada area batu ginjal yang akan dihancurkan sehingga rasa nyeri bisa diminimalisir. Biasanya, proses penghancuran ini akan berlangsung selama 1 jam dimana pasien sama sekali tidak mendapatkan pembiusan. Namun, jika batu ginjal ini sudah sangat keras, berukuran besar, dan berjenis kandungan kalsium, maka proses penghancuran batu ginjal ini bisa dilakukan beberapa kali.

Metode ESWL ini bisa dilakukan oleh semua kalangan, baik itu pria, wanita, dan semua umur. Hanya saja, sebelum melakukan metode ini, pasien harus melakukan pemeriksaan pada dokter terlebih dahulu untuk mengetahui apakah ginjal masih berfungsi dengan baik atau apakah ada gangguan pendarahan pada ginjal dan saluran kencingnya.