Epididimitis – Anatomi Epididimis

Epididimitis adalah peradangan epididimis (saluran melingkar di bagian belakang testis), biasanya diakibatkan oleh infeksi (masuknya organisme asing seperti bakteri, virus, jamur, atau parasit). Mayoritas orang mengalami epididimitis karena infeksi bakteri. Meskipun laki-laki dari segala usia dapat terkena epididimitis, kondisi ini paling sering terjadi antara usia 20–39 tahun. Ketika berkembang pada anak-anak, biasanya peradangan epididimis disebabkan oleh trauma. Namun, beberapa anak-anak mengalaminya karena infeksi bakteri, beberapa di antaranya mungkin karena pelecehan seksual. Secara umum, orang yang mengalamainya akan merasakan ketidaknyamanan dan rasa sakit di daerah testis  atau pangkal paha; beberapa orang mungkin mengalami demam, discaj (pengeluaran cairan) penis, dan darah dalam urin.

doktersehat-pria-skrotum-penis-masalah-kelamin-Pembesaran-Prostat-Jinak-gatal-hematuria-scrotoplasty-kanker-prostat-infeksi-menular-seksual

Epididimis adalah saluran padat yang terletak pada permukaan belakang setiap testis. Epididimis berbentuk melingkar-lingkar di dalam tubuh agar mampu menyesuaikan panjangnya yang hampir mencapai 6 meter. Tabung panjang ini bertugas sebagai ruang penyimpanan sperma dan memberikan waktu sperma untuk matang. Epididimis dapat dibagi menjadi tiga bagian:

  1. Kepala (bagian atas yang meluas)
  2. Tubuh
  3. Ekor runcing

Epididimis juga menyerap cairan dan menambahkan zat untuk membantu menyehatkan sperma matang. Setiap epididimis secara langsung melekat pada testis sehingga jika epididimis terinfeksi atau meradang, testis juga dapat terinfeksi atau radang. Kondisi ini disebut epididymo-orchitis (infeksi/ peradangan baik pada epididimis maupun testis). Juga, infeksi testis adalah alasan paling umum untuk peradangan pada skrotum. Ujung dari epididimis menempel pada vas deferens yang mengarah ke kelenjar prostat dan kemudian ke uretra. Infeksi dan inflamasi sering melanjut secara retrograde (juga disebut arus balik) dari uretra; jarang infeksi/ peradangan menyebar melalui darah ke epididimis

Picture of the male urinary and reproductive system

Gambar 1. Anatomi saluran kemih dan saluran reproduksi pria